Pencarian

Polsek Ngabang Bagikan Masker ke Pengguna Jalan di Jalur Ngabang-Sanggau, Warga Diminta Waspada Kabut Asap Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 • 18:40:01 WIB
Polsek Ngabang Bagikan Masker ke Pengguna Jalan di Jalur Ngabang-Sanggau, Warga Diminta Waspada Kabut Asap Karhutla
Petugas gabungan membagikan masker kepada pengguna jalan di depan Mapolsek Ngabang, Senin (24/8/2026).

NGABANG — Kondisi udara di Kabupaten Landak yang kian memburuk akibat kabut asap Karhutla memaksa aparat dan tenaga kesehatan turun ke lapangan. Pembagian masker dilakukan di depan Mapolsek Ngabang, Desa Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Senin (24/8/2026), menyasar para pengendara yang melintas di jalur utama penghubung Ngabang menuju Sanggau.

Kegiatan ini melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Puskesmas Ngabang, staf Polsek Ngabang, Koramil, serta Kecamatan Ngabang. Selain membagikan masker, petugas juga menyampaikan imbauan langsung kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan demi menghindari risiko gangguan pernapasan.

Masker Gratis dan Imbauan Berhenti Membakar Lahan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Susi, SKM., MM., menegaskan bahwa penggunaan masker adalah perlindungan paling sederhana yang efektif di tengah kualitas udara yang tidak sehat. Masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan diminta menggunakan masker dengan benar dan memperbanyak minum air putih.

"Di tengah meningkatnya kabut asap, masyarakat kami imbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan. Jika harus beraktivitas di luar, gunakan masker dengan baik serta perbanyak konsumsi air putih untuk membantu menjaga kondisi tubuh," jelas Susi dalam keterangannya.

Di sisi lain, petugas tidak hanya fokus pada penanganan dampak kesehatan, tetapi juga mengingatkan akar masalahnya. Warga diimbau keras untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena dampaknya dirasakan lintas wilayah dan memperparah pencemaran udara.

Polsek Ngabang: Pencegahan Lebih Penting daripada Memadamkan Api

Kapolsek Ngabang, Kompol Zuanda, S.H., C.I.M., menyebut pembagian masker ini merupakan wujud sinergi lintas instansi dalam melindungi masyarakat. Ia menekankan bahwa kabut asap tidak hanya mengganggu jarak pandang, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan serius jika paparan terjadi terus-menerus.

"Pembagian masker ini merupakan langkah nyata kami bersama instansi terkait untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi kabut asap. Kami juga terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya dapat dirasakan secara luas," ujar Kompol Zuanda.

Kompol Zuanda menambahkan, kesadaran warga menjadi kunci utama pencegahan Karhutla. Ia meminta masyarakat tidak menganggap sepele pembakaran lahan dalam skala kecil sekalipun, karena api dapat dengan cepat membesar dan menimbulkan bencana asap yang lebih luas.

Warga Diminta Aktif Melapor Jika Menemukan Titik Api

Pihak kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan. Jika menemukan potensi kebakaran lahan, warga diminta segera melapor kepada pihak berwenang agar titik api bisa ditangani sebelum meluas.

"Keselamatan dan kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Mari kita cegah Karhutla sejak dini dan saling mengingatkan agar tidak ada lagi pembakaran lahan yang dapat memicu munculnya kabut asap," pungkasnya.

Kegiatan pembagian masker ini berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari pengguna jalan. Sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, TNI, dan Polri diharapkan terus diperkuat untuk menghadapi dampak kabut asap sekaligus mencegah Karhutla di wilayah Kabupaten Landak.

Follow radarsambas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: majalahmataborneonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks