SINGKAWANG — Optimisme itu disampaikan Herzaky usai meninjau langsung lapangan. Ia menyebut perkembangan pekerjaan harian konsisten di atas 2,5 persen, menjadi indikator kuat bahwa target penyelesaian akhir bulan ini akan tercapai.
1.300 Pekerja Dikerahkan Siang-Malam
Untuk mengejar tenggat, jumlah tenaga kerja di lapangan terus ditambah. Herzaky mengungkapkan, saat ini total pekerja yang terlibat telah mencapai sekitar 1.300 orang, meningkat drastis dari sebelumnya 900 orang.
“Kami ingin ada percepatan, tetapi tetap mengedepankan kualitas pekerjaan serta aspek keselamatan dan kesehatan kerja,” tegas Herzaky dalam keterangannya, Jumat.
Dedikasi para pekerja yang bekerja siang dan malam disebutnya menjadi faktor kunci. “Semangat dan dedikasi seperti inilah yang menjadi kunci keberhasilan percepatan pembangunan,” tambahnya.
Komitmen Perluas Akses Pendidikan Berkualitas
Herzaky menjelaskan, proyek ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat. Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan berkomitmen mengawal proses ini hingga tuntas.
“Kami akan terus mengawal proses pembangunan ini agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu dengan kualitas yang baik,” ujarnya.
Dalam peninjauan tersebut, Herzaky didampingi Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Romi Firman, jajaran Kementerian Pekerjaan Umum, dan perwakilan pemerintah daerah setempat.
Apa Langkah Selanjutnya?
Herzaky menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi bersama Kementerian PU serta seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini untuk memastikan tidak ada hambatan berarti hingga proses penyelesaian akhir proyek.
“Insya Allah, kami yakin Sekolah Rakyat di Kota Singkawang dapat segera tuntas dan siap dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” pungkasnya.