SAMBAS — Pemerintah pusat memastikan kesiapan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di perbatasan Kalimantan Barat. Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, meninjau langsung lokasi di Desa Penakalan bersama jajaran Kementerian PU dan Bupati Sambas Satono.
“Kami sudah meninjau langsung lokasi usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sambas. Luas lahannya lebih dari 7 hektare dan berdasarkan peninjauan bersama Kementerian PU, lahan tersebut tidak berada di kawasan gambut sehingga memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan,” ujar Herzaky dalam keterangannya.
Akses Infrastruktur Dinilai Siap
Herzaky menyebut, dukungan dari pemerintah daerah menjadi modal utama percepatan proyek. Bupati Sambas telah menyampaikan kesiapan akses jalan yang sudah baik, jaringan air bersih, serta pasokan listrik di sekitar lokasi.
“Ini menjadi modal penting agar ketika pembangunan dimulai, prosesnya dapat berjalan lebih cepat dan efektif,” katanya.
Masuk Rencana Tahap Ketiga
Usulan Sekolah Rakyat di Sambas saat ini masuk dalam rencana pembangunan tahap ketiga. Proses selanjutnya masih menunggu hasil pengkajian dari Kementerian Pekerjaan Umum berdasarkan usulan yang diajukan Kementerian Sosial.
“Sekolah Rakyat Sambas direncanakan masuk tahap ketiga. Saat ini usulannya masih dalam proses pengkajian oleh Kementerian PU. Kami berharap seluruh proses dapat berjalan dengan baik sehingga ketika pembangunan dimulai nantinya dapat dilakukan dengan akselerasi dan percepatan,” jelas Herzaky.
Sasaran: Anak dari Keluarga Kurang Mampu
Herzaky menegaskan, Sekolah Rakyat memiliki nilai strategis karena memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan mereka yang berisiko putus sekolah. Program ini dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Sekolah Rakyat menjadi harapan bagi anak-anak yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan. Dengan fasilitas pendidikan yang layak, mereka memiliki kesempatan yang lebih besar untuk melanjutkan sekolah, meningkatkan kualitas hidup, dan kelak menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia,” ujarnya.
Kalbar Sudah Punya Tiga Lokasi
Saat ini, Kalimantan Barat telah memiliki tiga lokasi Sekolah Rakyat yang masuk tahap kedua pembangunan, yaitu dua titik di Kota Singkawang dan satu titik di Kota Pontianak. Pemerintah berharap jumlah itu bertambah.
“Harapan kami, selain dua Sekolah Rakyat di Singkawang dan satu di Pontianak yang saat ini sedang berproses, Kalimantan Barat dapat memperoleh tambahan pembangunan di dua titik lainnya, termasuk di Kabupaten Sambas,” tutup Herzaky.
Peninjauan tersebut turut dihadiri Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Romi Firman, jajaran Kementerian Pekerjaan Umum, serta Bupati Sambas Satono.