Pencarian

KPK Kembali OTT Lima ASN BPK Terkait Suap Rp 500 Juta dari Pemkab Muara Enim

Rabu, 10 Juni 2026 • 20:25:31 WIB
KPK Kembali OTT Lima ASN BPK Terkait Suap Rp 500 Juta dari Pemkab Muara Enim
KPK mengamankan lima ASN BPK dalam OTT terkait dugaan suap Rp 500 juta di Pemkab Muara Enim.

KALIMANTAN BARAT — KPK memastikan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pada Rabu (10/6/2026) merupakan rangkaian dari penyidikan perkara sebelumnya. Dalam konstruksi awal, Bupati Edison telah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima suap dari proyek pengadaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat.

Aliran Dana Rp 500 Juta untuk "Menutup" Temuan BPK

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa barang bukti yang diamankan dalam OTT kali ini saling bersilangan dengan perkara induk. Dari total Rp 500 juta yang diberikan pihak swasta kepada pejabat Pemkab, sebagian uang itu diduga disisihkan untuk diberikan kepada auditor BPK.

"Barang bukti ini juga cross dari perkara kemarin. Dari Rp 500 juta yang diberikan dari pihak swasta kepada pihak di Pemkab ini, sebagian ada yang dibawa oleh pihak Pemkab ke Muara Enim, yang kemarin kemudian dilakukan tangkap tangan. Sebagian lagi untuk dugaan pemberian suap yang berkaitan dengan temuan BPK," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK.

Menurut KPK, suap tersebut diduga bertujuan memengaruhi hasil audit atas pengadaan smart board dan smart TV di lingkungan Pemkab Muara Enim. Modus ini menjadi pola baru yang terungkap setelah lembaga antirasuah mendalami aliran uang dari rekanan proyek.

Perintah Bupati: Rekening Nominee untuk Samarkan Duit Suap

Dalam pengembangan kasus, Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein membeberkan peran langsung Bupati Edison. Ia diduga memerintahkan Sekretaris Disdikbud Kabupaten Muara Enim, Abi Nurwardani, untuk membuka rekening atas nama pihak ketiga atau nominee guna menampung uang suap dari rekanan.

"Saudara EDS selaku Bupati Muara Enim perintahkan ABN untuk menyamarkan aliran dana dari rekanan. Para pihak menggunakan modus buka tutup rekening nominee ataupun melalui setoran secara cash dari para rekanan di lingkup Pemkab Muara Enim," ujar Taufik dalam konferensi pers, Selasa (9/6).

Abi disebut telah menerima uang tunai Rp 500 juta dari marketing PT Millenium Solusi Abadi (MSA), Cory Erin Hardi. Perusahaan itu merupakan supplier smart board ke PT My Icon Technology yang memenangkan proyek pengadaan di Disdikbud Pemkab Muara Enim Tahun Anggaran 2025.

Lokasi OTT Tersebar di Jakarta dan Sumatera Selatan

KPK melakukan pengamanan di sejumlah lokasi secara simultan. Operasi tidak hanya berlangsung di Jakarta, tetapi juga menjangkau wilayah Sumatera Selatan, tempat kedudukan Pemkab Muara Enim.

"Ini serangkaian, termasuk juga ada pengamanan, baik di wilayah Jakarta maupun di Sumatera Selatan," kata Budi Prasetyo. Hingga berita ini diturunkan, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap lima ASN BPK yang diamankan untuk memperkuat konstruksi perkara dugaan suap sistemik di lingkungan pemerintah daerah tersebut.

Bagikan
Sumber: news.detik.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks