JAKARTA — Ketua MPR RI Ahmad Muzani memastikan pihaknya sudah mengambil tindakan terhadap dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026. Ia menyebut para juri telah dipanggil dan mendapatkan teguran langsung.
“Sudah. Tadi kita panggil. Sudah kita tegur,” kata Muzani dalam konferensi pers di gedung MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Sanksi Juri Masih Dipelajari MPR
Muzani menambahkan, saat ini MPR tengah mengkaji bentuk sanksi yang tepat bagi dewan juri. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada pengulangan kesalahan serupa di masa mendatang.
“Kami sedang mempelajari sanksi terhadap dewan juri tersebut,” ujarnya.
Kesalahan Juri yang Viral: Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Disalahkan
Insiden ini bermula saat Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak, menjawab pertanyaan dalam babak final LCC Empat Pilar 2026. Jawaban yang ia berikan dinilai salah oleh dewan juri, namun kemudian menuai sorotan publik karena dianggap sebenarnya benar secara substansi.
Kontroversi ini viral di media sosial dan memicu reaksi dari berbagai kalangan, termasuk akademisi dan pegiat pendidikan. Kecaman publik mendorong MPR untuk turun tangan dan memeriksa langsung kinerja dewan juri.
LCC Empat Pilar: Ajang yang Seharusnya Edukatif
Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar merupakan agenda tahunan MPR yang bertujuan menguji pemahaman pelajar tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Ajang ini diikuti oleh siswa-siswi SMA dari seluruh Indonesia.
Dengan adanya teguran dari pimpinan MPR, publik berharap evaluasi terhadap sistem penjurian LCC Empat Pilar dapat berjalan transparan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kredibilitas dan tujuan edukatif dari kompetisi tersebut.