Pencarian

Kodam XII/Tanjungpura Siagakan 1.200 Personel Bantuan untuk Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat

Selasa, 25 Agustus 2026 • 15:02:01 WIB
Kodam XII/Tanjungpura Siagakan 1.200 Personel Bantuan untuk Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat
Personel Kodam XII/Tanjungpura bersiap dalam apel siaga penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

Kodam XII/Tanjungpura mengerahkan sekitar 1.200 personel tambahan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Pasukan setingkat tiga batalyon itu mulai ditempatkan secara bertahap di sejumlah kabupaten yang membutuhkan penguatan, termasuk personel dari luar provinsi. Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden, Panglima TNI, dan Kapolri di tengah musim kemarau yang masih berlangsung.

PONTIANAK — Kodam XII/Tanjungpura memperkuat satuan tugas (satgas) karhutla dengan tambahan 1.200 personel. Mereka dikerahkan menyusul arahan langsung Presiden, jajaran menteri, Panglima TNI, dan Kapolri untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah teritorial Kalimantan Barat.

Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito mengatakan, sebanyak tiga satuan setingkat batalyon (SSY) disiagakan. Personel tambahan ini termasuk dari Yonif TP 538/PTA yang merupakan jajaran Kodam V/Brawijaya.

Personel Bantuan Dilengkapi Alat Pemadam dan Tim Sosialisasi

Pasukan yang dikerahkan tidak hanya membawa peralatan pemadaman. Mereka juga dilengkapi tim sosialisasi untuk membantu pencegahan karhutla di wilayah yang membutuhkan penguatan.

"Sebagai Dansatgas, kami bekerja sama dengan instansi vertikal, Pemprov Kalbar, BPBD, Polda, BNPB, hingga relawan Manggala Agni dan masyarakat," tutur Novi di Sungai Raya, Selasa.

Pasukan Disebar ke Sejumlah Kabupaten Berdasarkan Kondisi Lapangan

Penempatan pasukan tambahan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan kondisi karhutla di lapangan. Strategi ini diharapkan mempercepat respons terhadap titik-titik kebakaran sekaligus mencegah api meluas ke wilayah lain yang berpotensi terdampak.

Novi optimistis sinergi lintas instansi mampu menekan karhutla meski kondisi kemarau masih berlangsung.

"Meski kondisi masih kemarau, saya yakin dengan kebersamaan kita bisa mengurangi kebakaran ini secara signifikan," ujarnya.

Imbauan ke Masyarakat: Jangan Buka Lahan dengan Cara Membakar

Pangdam juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Karhutla dan asap yang ditimbulkan dinilai dapat mengancam lingkungan serta mengganggu aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

"Kami mohon masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Mari kita dukung bersama agar masyarakat Kalbar terbebas dari masalah asap," katanya.

Dengan tambahan personel dan penguatan koordinasi lintas instansi, Kodam XII/Tanjungpura menargetkan penanganan karhutla dapat dilakukan lebih cepat, terkoordinasi, dan efektif selama musim kemarau.

Follow radarsambas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks