Pencarian

Ribuan Warga Sanggau Padati Masjid Agung Al-Muawanah di Tablig Akbar Penutup Maulid Nabi

Minggu, 13 September 2026 • 06:02:01 WIB
Ribuan Warga Sanggau Padati Masjid Agung Al-Muawanah di Tablig Akbar Penutup Maulid Nabi
Jemaah memadati Masjid Agung Al-Muawanah Sanggau dalam tablig akbar penutup peringatan Maulid Nabi.

SANGGAU — Masjid Agung Al-Muawanah Sanggau dipenuhi jemaah sejak pagi. Tablig akbar ini menjadi penutup rangkaian peringatan Maulid Nabi di Kota Sanggau, setelah hampir seluruh masjid di kota tersebut menggelar kegiatan serupa lebih dulu.

Hadir dalam kegiatan itu perwakilan Forkopimda, Kemenag, Kemenhaj dan Umroh H. M. Hasbi, Kepala LPP RRI Sanggau Riswandi, Anggota DPRD Dapil Kapuas Zulkarnain, Ketua Yayasan Kesejahteraan Muslimin H. Munawar, perwakilan BAZNAS, serta sejumlah pimpinan ormas Islam.

Ajakan Meneladani Akhlak Nabi kepada Anak

Mewakili Bupati Sanggau, Kepala DPMPTSP H. Rizma Aminin mengajak jemaah menjadikan Rasulullah sebagai teladan utama. Ia meminta orang tua mengenalkan sosok Nabi kepada anak-anak sejak dini.

"Mari kita merefres pikiran dan jiwa dalam meneladani akhlak Baginda Nabi Muhammad SAW. Ajarkan anak-anak kita hero atau pahlawan sesungguhnya bukan spiderman, iron man atau batman, tapi Baginda Nabi Muhammad SAW," ajak Rizma.

Dalam kesempatan itu, Rizma juga memohon doa untuk petugas dan relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan yang tengah berjuang memadamkan api di Kecamatan Tayan Hilir.

"Saya juga mau mengingatkan kepada seluruh Jemaah untuk menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap dengan menggunakan masker, minum vitamin dan perbanyak minum air putih," ajaknya.

Karhutla dan Kabut Asap Jadi Sorotan dalam Tausiah

Penceramah Habib Muhammad Al-Qadrie, pimpinan Pondok Pesantren Nurussunnah Al-Hasaniyah Madusari Kabupaten Kubu Raya, menyoroti bencana kabut asap yang melanda Kalbar termasuk Sanggau. Menurutnya, Karhutla dipicu dua faktor: alam dan ulah manusia.

"Itu semua ulah tangan manusia yang jahat, rakus dan tamak dengan jabatannya, dengan harta dunianya yang membutakan hatinya. Memang Karhutla itu disebabkan dua hal, karena alam dan karena ulah manusia, dan itu riil keadaannya," tegasnya.

Habib mengajak umat bersyukur atas nikmat Allah yang masih diberikan, termasuk udara. Ia mencontohkan bagaimana udara segar yang biasa dihirup kini berubah menjadi kotor penuh asap dan debu.

"Nikmat yang tidak tampak itu jauh lebih banyak dari pada yang tampak, misalnya udara hari ini. Kemarin-kemarin udara segar, ketika kita buka jendela rumah kita, pintu rumah kita, udara yang kita hirup begitu segar, tapi hari ini Allah cabut nikmat itu dengan udara kotor penuh asap dan debu, ini ulah tangan-tangan manusia yang rakus dan tamak," katanya.

Ia juga membandingkan kondisi Sanggau dengan Pontianak. "Di Pontianak, bukan hanya udaranya yang kotor tapi airnya sudah asin bukan payau lagi," ujar Habib.

Menurutnya, udara kotor saat ini merupakan teguran dari Allah. "Bahwa udara yang selama ini kalian hirup itu gratis Allah berikan tidak perlu bayar karena milik Allah, tapi kalau udara ini milik Pemerintah dah pasti kita kena pajak," ucapnya disambut tawa jemaah.

Apresiasi untuk Donatur dan Harapan Jemaah Tetap Ramai

Ketua Panitia yang diwakili Ketua PHBI sekaligus Ketua Masjid Agung Al-Muawanah Sanggau, H. Saukani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur yang mendukung suksesnya kegiatan.

Saukani menjelaskan pelaksanaan Maulid kali ini digelar di saat-saat terakhir karena hampir seluruh masjid di Kota Sanggau sudah lebih dulu melaksanakan.

"Kegiatan hari ini merupakan penutup dari seluruh peringatan Maulid yang ada. Harapan kita, dari sekian banyak kegiatan yang kita laksanakan dapat membawa pesan-pesan moral bagaimana perjuangan Baginda Nabi yang perlu kita contoh dan kita teladani," ujarnya.

Ia bersyukur masjid penuh oleh jemaah dari berbagai penjuru Kota Sanggau. "Mudah-mudahan ketika kita mengadakan kegiatan seperti ini lagi jemaah-jemaah yang ramai seperti ini bisa kita pertahankan dan tingkatkan," harapnya.

Tablig akbar ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, penanganan karhutla, dan keberkahan bagi Kabupaten Sanggau.

Follow radarsambas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarakalbar.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks