PONTIANAK — Perum DAMRI berencana menambah rute internasional baru dari Pontianak menuju Kuching, Serawak, Malaysia, dengan moda bus umum. Berbeda dari trayek eksisting, jalur baru ini nantinya akan melewati Putussibau dan keluar melalui PLBN Entikong.
Rencana tersebut disepakati dalam pertemuan antara Konsul Jenderal RI di Kuching, Abdullah Zulkifli, dan Menteri Transportasi Serawak, Dato Sri Lee Kim Shin. Kedua pihak sepakat mendorong konektivitas jalur darat yang lebih luas melalui pembukaan rute bus umum lintas negara.
Memperkuat Trayek yang Sudah Ada
Penambahan rute ini bukan kali pertama bagi DAMRI dalam melayani penumpang antarnegara. Sebelumnya, perusahaan pelat merah itu telah mengoperasikan layanan bus untuk rute Pontianak-Kuching dan Singkawang-Kuching, termasuk perjalanan pulang pergi.
Dengan adanya jalur baru via Putussibau, cakupan layanan DAMRI di Kalimantan Barat kian meluas hingga menjangkau wilayah hulu yang selama ini lebih banyak mengandalkan transportasi sungai dan udara.
Potensi Ekonomi di Perbatasan Entikong
Kehadiran rute bus langsung ini diharapkan memancing pergerakan ekonomi di daerah-daerah yang dilintasi. Masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu, khususnya sekitar Putussibau, akan memiliki opsi transportasi darat yang lebih terjangkau untuk menuju Serawak.
PLBN Entikong sebagai pintu keluar masuk utama di Kalimantan Barat juga diprediksi akan mengalami peningkatan arus penumpang, sejalan dengan membaiknya akses transportasi umum massal dari dan menuju Malaysia.
Menanti Kepastian Jadwal dan Tarif
Hingga saat ini, pihak DAMRI maupun pemerintah daerah belum merilis detail teknis operasional, termasuk jadwal keberangkatan dan struktur tarif untuk rute Pontianak-Putussibau-Kuching. Kepastian regulasi lintas batas antara imigrasi Indonesia dan imigrasi Malaysia menjadi salah satu aspek yang tengah disiapkan.
Pengoperasian rute anyar ini menandai penguatan peran transportasi darat dalam mendukung mobilitas masyarakat di kawasan perbatasan Kalimantan Barat dan Sarawak.