PONTIANAK — Transformasi digital pelatihan aparatur sipil negara di Kalimantan Barat memasuki babak baru. BPSDM Provinsi Kalbar tak lagi hanya mengandalkan ruang kelas dan modul cetak. Kini, seluruh proses pengembangan kompetensi ASN dirancang ulang dengan konsep corporate university yang mengintegrasikan forum berbagi pengetahuan (knowledge sharing) hingga media podcast.
Apa Itu Corporate University Versi BPSDM Kalbar?
Windy Prihastari menjelaskan, model ini memungkinkan ASN belajar kapan saja dan di mana saja. Metode konvensional digabung dengan platform digital sehingga akses pendidikan dan pelatihan tidak lagi terbatas pada jadwal tatap muka.
“Kami ingin menghadirkan pembelajaran terbaik bagi ASN Kalimantan Barat. Karena itu, kami menghadirkan langsung narasumber dari kementerian agar para ASN memperoleh wawasan terkini mengenai transformasi birokrasi, pengembangan kompetensi, tata kelola pemerintahan, hingga manajemen talenta yang saat ini menjadi arah kebijakan nasional,” kata Windy.
Dalam acara tersebut, BPSDM menghadirkan narasumber dari kementerian dan pemerintah daerah. Mereka membahas kebijakan terbaru soal transformasi birokrasi dan manajemen talenta—topik yang tengah menjadi prioritas nasional.
PKN Nasional Dipercayakan ke Kalbar
BPSDM Kalbar juga mendapat kepercayaan menjadi penyelenggara Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN). Peserta dari berbagai daerah akan mengikuti pelatihan ini di Pontianak. Windy menyebut kepercayaan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi.
“Apresiasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan berbagai inovasi dalam pengembangan kompetensi ASN. Harapan kami, ASN Kalimantan Barat mampu menjadi motor penggerak birokrasi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing sehingga mampu mendukung terwujudnya visi pembangunan Kalimantan Barat yang semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.
ASN Kalbar Peduli: Bantuan untuk Anak Yatim
Rangkaian kegiatan pengembangan kompetensi itu juga diisi aksi sosial. BPSDM Kalbar menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan piatu melalui program ASN Kalbar Peduli. Langkah ini menunjukkan bahwa transformasi birokrasi tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas teknis, tetapi juga kepedulian sosial.