KALIMANTAN BARAT — Jampidsus Febrie Adriansyah menegaskan bahwa institusinya sedang fokus pada penanganan perkara-perkara strategis nasional. Ia menyebut, seluruh sumber daya Kejagung saat ini diarahkan untuk mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam penyelamatan sumber daya alam.
Fokus Kejagung: Penyelamatan Sumber Daya Alam
"Gedung Bundar saat ini sedang fokus untuk menyelesaikan penanganan perkara yang menyangkut kepentingan bangsa dan hajat hidup masyarakat kita. Serta mendukung program-program prioritas nasional sebagaimana yang telah diarahkan dan diperintahkan oleh Presiden, seperti penyelamatan sumber daya alam," ujar Febrie dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (10/7).
Febrie menjelaskan, pihaknya tengah menangani beberapa perkara terkait tata kelola pertambangan. Baik yang sudah terbuka ke publik maupun yang masih dalam tahap penyidikan tertutup. "Kita ingin semua dapat dikelola dengan baik demi kepentingan sebesar-besarnya untuk negara," tambahnya.
Menghormati Proses Hukum Polri
Terkait penyidikan yang dilakukan Polri, Jampidsus menyatakan sikap saling menghormati antaraparat penegak hukum. Febrie menegaskan bahwa Kejagung tidak akan mencampuri proses yang sedang berjalan di Kortastipidkor.
"Tentunya semua proses penegakan hukum kita akan menghargai dan menghormati. Sesama rekan penegak hukum tentu saling mendukung agar perkara ini menjadi terang, menjadi jelas, dan bisa kita jelaskan kepada masyarakat," ujarnya.
Klarifikasi Isu Penggeledahan dan Temuan Uang di Sentul
Febrie secara spesifik membantah isu yang mengaitkan Jampidsus dengan bisnis tertentu yang disebut-sebut dalam pemberitaan media sosial. Ia meminta publik untuk bersabar menunggu hasil penyidikan resmi dari Polri.
"Terkait pemberitaan-pemberitaan tersebut, kita tunggu bagaimana nanti hasil proses penyidikannya. Sekali lagi dapat saya jelaskan bahwa Jampidsus tidak ada keterkaitan dalam bisnis apa yang telah diberitakan di media sosial, seperti di Cipete," tegasnya.
Ia juga memberikan klarifikasi mengenai temuan uang di sebuah rumah di kawasan Sentul yang sempat menjadi sorotan. Menurutnya, uang tersebut memiliki pemilik yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
"Bagaimana ada uang ditemukan di rumah Sentul itu ada yang punya. Ada yang punya, ada kegiatannya, orang-orangnya bisa ditanya, ada bangunannya yang nanti bisa dicek. Tetapi tentunya hal itu tidak dijelaskan saat ini dan akan dijelaskan dalam proses hukum yang benar," pungkas Febrie.