KALIMANTAN BARAT — Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau mengamankan tiga orang yang diduga kuat sebagai anggota komplotan begal sadis. Tim Resmob Jatanras meringkus para pelaku setelah penyelidikan intensif menindaklanjuti laporan warga yang kerap menjadi sasaran pembegalan di Kota Pekanbaru.
Modus dan Tingkat Kekerasan Ekstrem
Para tersangka tidak hanya merampas harta benda korban. Polisi menyebut kelompok ini kerap menggunakan celurit dan parang untuk melukai korbannya secara membabi buta. Saat berusaha melarikan diri dari kejaran petugas, mereka bahkan tidak segan melukai anggota Resmob yang mengejar.
“Mereka adalah kelompok begal sadis yang tidak segan melukai korbannya dengan senjata tajam, termasuk terhadap petugas kepolisian,” demikian pernyataan Tim Resmob Jatanras Polda Riau dalam rilis resminya.
Daftar Aksi dan Barang Bukti
Dari hasil pemeriksaan awal, ketiga tersangka mengakui telah melakukan aksi pembegalan di sejumlah titik di Pekanbaru. Polisi masih mendalami total frekuensi aksi mereka serta kemungkinan adanya tersangka lain yang masih buron. Barang bukti yang diamankan meliputi dua unit sepeda motor hasil kejahatan dan beberapa bilah senjata tajam.
Respons Warga dan Imbauan Polisi
Penangkapan ini mendapat respons positif dari warga yang selama ini resah dengan maraknya aksi begal di malam hari. Polda Riau mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan. Polisi juga meminta korban yang belum melapor untuk segera datang ke kantor polisi terdekat guna memperkuat proses hukum terhadap para tersangka.