Pencarian

Pemkot Singkawang Matangkan Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu Nyarumkop, Libatkan OJK dan Perbankan untuk Biayai UMKM

Rabu, 17 Juni 2026 • 09:30:32 WIB
Pemkot Singkawang Matangkan Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu Nyarumkop, Libatkan OJK dan Perbankan untuk Biayai UMKM
Pemerintah Kota Singkawang mematangkan pengembangan kawasan wisata terpadu Nyarumkop dengan konsep Agro Edu Wisata.

SINGKAWANG — Pemerintah Kota Singkawang tidak main-main dalam menggarap potensi pariwisata di ujung utara Kalimantan Barat. Kawasan Desa Wisata Nyarumkop dipersiapkan menjadi kawasan wisata terpadu yang mengusung konsep "Agro Edu Wisata", memadukan edukasi pertanian, ekowisata, dan ekonomi kreatif.

Modal Besar Nyarumkop: Pertanian, Panorama, dan Kearifan Lokal

Sekretaris Daerah Kota Singkawang Dwi Yanti menyebut Nyarumkop dipilih karena memiliki potensi yang sangat besar. Mulai dari sektor pertanian yang subur, panorama alam yang masih asri, hingga kearifan lokal yang bisa dikemas menjadi daya tarik wisata.

"Nyarumkop memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata terpadu yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat," ujar Dwi di Singkawang, Selasa.

Lewat konsep Agro Edu Wisata, pengunjung tidak hanya datang untuk berfoto atau menikmati pemandangan. Mereka juga bisa belajar langsung proses pertanian, mengikuti kegiatan outbound alam, hingga membeli produk-produk lokal buatan warga sekitar.

Bukan Sekadar Proyek Pemerintah: OJK dan Bank Masuk untuk Biayai Rakyat

Yang membedakan program ini dari sekadar proyek infrastruktur biasa adalah keterlibatan sektor keuangan sejak awal. Dwi Yanti menegaskan, OJK dan perbankan dilibatkan untuk memastikan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), dan petani yang berada di kawasan wisata.

"Dukungan dari OJK dan perbankan untuk menjadikan pariwisata sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah sekaligus bagian dari program percepatan transformasi ekonomi," katanya.

Dengan skema ini, warga tidak hanya menjadi penonton dari proyek wisata yang masuk ke desa mereka. Mereka bisa mendapatkan modal usaha, mengembangkan homestay, atau membuka warung oleh-oleh dengan dukungan perbankan yang terjamin.

Infrastruktur dan Atraksi: Jalan Bagus, Toilet Bersih, Homestay Layak

Pemerintah Kota Singkawang bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sudah mulai membenahi infrastruktur pendukung di Nyarumkop. Jalan akses menuju lokasi wisata, penunjuk arah, dan sistem drainase menjadi prioritas utama.

Untuk aspek amenitas, pemerintah menyiapkan pembangunan pusat informasi wisata, toilet publik, serta homestay yang memenuhi standar pelayanan wisata. Sementara atraksi akan diperkaya dengan paket edukasi pertanian dan pertunjukan budaya yang digelar secara rutin.

"Wisata terpadu tidak boleh berhenti di kertas. Harus ada jalan bagus, toilet bersih, homestay layak, dan warga sekitar yang dapat rezeki. Itu tugas kita bersama," tegas Dwi.

Tak Hanya Nyarumkop: Batu Belimbing Juga Disiapkan

Selain Nyarumkop, Pemkot Singkawang juga berencana mengembangkan kawasan Desa Wisata Batu Belimbing. Fokus pengembangan di sana diarahkan pada penguatan aspek amenitas, atraksi, dan aksesibilitas agar dua desa wisata ini bisa saling melengkapi sebagai destinasi unggulan Kota Singkawang.

Dwi berharap, pengembangan kawasan wisata terpadu ini tidak hanya menjadi destinasi favorit bagi wisatawan, tetapi juga mampu membuka peluang usaha baru dan memperkuat perekonomian masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: kalbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks