KAYONG UTARA — Ratusan kafilah dari seluruh penjuru Kalimantan Barat telah tiba di Kabupaten Kayong Utara. Mereka bukan sekadar peserta lomba, melainkan duta daerah yang membawa misi memuliakan Al-Qur'an sekaligus mempererat persaudaraan antarumat Islam di Bumi Khatulistiwa.
Malam Ta'aruf yang digelar di Aula Rumah Jabatan Bupati Kayong Utara itu berlangsung hangat. Selain menjadi ajang silaturahmi, acara ini juga menjadi pembuka resmi rangkaian panjang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2026.
Pesan Gubernur: Menang Itu Penting, tapi Persaudaraan Lebih Utama
Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M, dalam sambutannya tidak hanya menyapa para peserta. Ia secara khusus mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara yang telah menjadi tuan rumah. Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang adu kemampuan membaca Al-Qur'an, melainkan momentum kebersamaan.
"Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Tunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan," pesan Ria Norsan di hadapan ribuan hadirin yang memadati aula.
Suasana semakin semarak dengan penampilan tari daerah yang memukau dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an. Lantunan musik religi dari Grup Debu asal Jakarta turut menghangatkan malam, menjadikan acara ini lebih dari sekadar seremoni pembuka.
Bupati Kayong Utara: MTQ Sarana Perkokoh Keimanan
Selaku tuan rumah, Bupati Kayong Utara menyampaikan selamat datang kepada seluruh kontingen. Ia menegaskan bahwa Malam Ta'aruf adalah momentum strategis untuk saling mengenal dan membangun kekuatan kolektif melalui persaudaraan.
"Semoga MTQ menjadi sarana memperkokoh keimanan dan memperkuat persatuan," ujarnya dalam sambutan yang disambut tepuk tangan para tamu undangan.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Barat menambahkan dimensi lain dari perhelatan ini. Ia mengajak seluruh peserta menjadikan MTQ sebagai ruang berlomba dalam kebaikan, menekankan bahwa kemuliaan manusia tidak hanya diukur dari prestasi semata.
Kayong Utara Siap Jadi Tuan Rumah yang Ramah
Kesiapan Kayong Utara sebagai tuan rumah patut diacungi jempol. Selain menyiapkan venue perlombaan, panitia juga memastikan akomodasi dan konsumsi bagi ribuan peserta, official, dan dewan hakim berjalan lancar.
Acara Malam Ta'aruf ini turut dihadiri para bupati se-Kalimantan Barat, Ketua LPTQ kabupaten/kota, Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, Raja Sintang, serta jajaran dewan hakim. Kehadiran para pemimpin daerah ini menunjukkan bahwa MTQ XXXIV bukan hanya milik Kayong Utara, melainkan milik seluruh masyarakat Kalimantan Barat.
Dengan dimulainya Malam Ta'aruf ini, seluruh mata kini tertuju pada kompetisi yang akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Pertanyaannya, akankah tuan rumah mampu memanfaatkan dukungan penuh masyarakatnya untuk meraih gelar juara umum? Atau justru kafilah dari kota-kota besar seperti Pontianak dan Singkawang yang akan mendominasi panggung musabaqah kali ini?