KALIMANTAN BARAT — Penyambutan Steinmeier di halaman Istana Merdeka berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB. Presiden Prabowo yang mengenakan pakaian sipil lengkap menyambut langsung kedatangan tamu negara tersebut. Prosesi penyambutan diiringi penampilan anak-anak berseragam SD berbaju adat dan tarian zapin, menandai penghormatan diplomatik tingkat tinggi.
Agenda Utama: JETP dan Kemitraan Strategis
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut kunjungan Steinmeier tidak terlepas dari skema Just Energy Transition Partnership (JETP) yang tengah berjalan di Indonesia. "Inikan tentu Jerman bagian dari EU," ujar Airlangga di lokasi sebelum pertemuan.
Skema JETP merupakan mekanisme pendanaan internasional untuk mempercepat penghentian pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan transisi ke energi terbarukan. Indonesia dan Jerman, bersama negara-negara G7 lainnya, telah menandatangani kemitraan ini pada 2022 dengan target mobilisasi dana hingga 20 miliar dolar AS.
Menteri yang Mendampingi dan Rangkaian Kedatangan
Presiden Prabowo didampingi sejumlah menteri dalam pertemuan tersebut, antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Investasi/Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sebelum tiba di Istana, Steinmeier mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 09.10 WIB. Penyambutan di pangkalan udara dipimpin Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, didampingi Dubes RI untuk Jerman Abdul Kadir Jailani dan Dubes Jerman untuk Indonesia Ralf Beste. Rombongan disambut dentuman meriam dan pasukan kehormatan, serta disuguhi tarian daerah sebelum menuju Istana Negara.
Pengamanan dan Penutupan Jalan
Sejumlah ruas jalan di Jakarta ditutup saat rombongan presiden Jerman melintas. Pengawalan ketat dilakukan pasukan berkuda dari kawasan Monas hingga Istana Merdeka. Langkah ini merupakan prosedur standar keamanan kunjungan kepala negara asing di ibu kota.
Kunjungan Steinmeier merupakan yang pertama sejak Prabowo dilantik sebagai presiden pada Oktober 2024. Hubungan diplomatik Indonesia-Jerman sendiri telah berlangsung selama lebih dari 70 tahun, dengan Jerman menjadi salah satu mitra dagang terbesar Indonesia di Uni Eropa.