Pencarian

Bupati Landak Karolin Margret Natasa Siapkan Dana Abadi Pendidikan, 109 Murid Putus Sekolah Jadi Sasaran

Senin, 26 Oktober 2026 • 13:31:01 WIB
Bupati Landak Karolin Margret Natasa Siapkan Dana Abadi Pendidikan, 109 Murid Putus Sekolah Jadi Sasaran
Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyampaikan gagasan Dana Abadi Pendidikan dalam perayaan di Kabupaten Landak.

LANDAK — Rancangan Perda Dana Abadi Pendidikan masih dalam proses pembahasan di DPRD Landak. Karolin menyampaikan gagasan pembentukan regulasi tersebut saat menghadiri perayaan ulang tahun ke-10 Perguruan Budaya Ritual Tambak Baya dan ulang tahun pertama Mangkok Merah Borneo Bersatu.

Di hadapan ribuan masyarakat, Karolin menegaskan pelestarian adat dan budaya mesti berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan generasi muda. Pendidikan ditempatkan sebagai modal utama untuk menguasai daerah, teknologi, sumber daya alam, hingga ekonomi dan politik.

"Dengan ilmu pengetahuan kita bisa menguasai daerah kita, bisa menguasai teknologi, bisa menguasai sumber daya alam, bisa menguasai berbagai hal secara ekonomi, secara politik, dan secara budaya. Modal kita haruslah tuntut ilmu setinggi-tingginya," kata Karolin.

Mekanisme Dana Abadi: Pokok Tak Boleh Disentuh, Bunga untuk Pendidikan

Karolin menilai Kabupaten Landak tidak bisa terus mengandalkan APBD konvensional yang dialokasikan dan habis dalam satu tahun anggaran. Dana Abadi Pendidikan dipilih sebagai jalan agar pembiayaan pendidikan punya jaminan jangka panjang.

"Jadi kita mau taruh uang dan tidak boleh diganggu gugat khusus untuk pendidikan. Nanti yang diputar adalah bunga dari uang itu," jelasnya.

Dengan skema tersebut, saldo dana diharapkan terus menumpuk dan membesar seiring waktu. Kepala daerah berikutnya dituntut terus menyuntikkan dana ke rekening khusus itu tanpa mengutak-atik saldo pokok.

"Bupati tahun depan tambah lagi, tambah lagi, simpan uangnya. Kita makan dari bunga. Jangan makan pokoknya," tambah Karolin.

Rata-rata Lama Sekolah Warga Landak Baru 7,76 Tahun

Data BPS Provinsi Kalimantan Barat 2025 mencatat Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di Kabupaten Landak baru menyentuh 7,76 tahun. Angka itu menggambarkan rata-rata warga Landak baru menempuh pendidikan setara kelas 1 atau 2 SMP.

Persoalan anak putus sekolah juga belum tuntas. Data Dinas Pendidikan Kabupaten Landak periode 2023 hingga 2024 mencatat sedikitnya 109 murid tingkat SD dan SMP terpaksa berhenti sekolah, dengan mayoritas alasan bermuara pada himpitan ekonomi keluarga.

Dana Abadi Pendidikan ditargetkan agar hasil kelolaan bunganya kelak menjadi jaring pengaman beasiswa berkelanjutan. Harapannya, tidak ada lagi anak di Landak yang gagal bersekolah karena alasan biaya.

Karolin Akui Hasil Kebijakan Belum Tentu Dinikmati di Masa Jabatannya

Raperda Dana Abadi Pendidikan masih berproses. Karolin menyadari buah kebijakan itu besar kemungkinan belum bisa dirasakan langsung dalam masa pemerintahannya saat ini.

"Mungkin ini tidak akan bisa dinikmati oleh saya sebagai bupati pada saat ini, harapannya siapapun bupati ke depan memiliki kepedulian terhadap pendidikan di Kabupaten Landak," pungkasnya.

Follow radarsambas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarakalbar.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks