Pencarian

Kualitas Udara di Ketapang Memburuk Akibat Karhutla, Dinkes Siapkan Rumah Oksigen di 24 Puskesmas

Selasa, 08 September 2026 • 08:31:01 WIB
Kualitas Udara di Ketapang Memburuk Akibat Karhutla, Dinkes Siapkan Rumah Oksigen di 24 Puskesmas
Dinkes Ketapang menyiagakan rumah oksigen di 24 puskesmas dan satu posko karhutla untuk menangani dampak kabut asap.

KETAPANG — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ketapang menyiagakan fasilitas rumah oksigen di 24 puskesmas dan satu posko karhutla sebagai respons atas memburuknya kualitas udara. Fasilitas ini disiapkan untuk memberikan pertolongan pertama bagi warga yang mengalami sesak napas akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, Dokter Feria Kowira, mengatakan posko tambahan didirikan di Desa Sungai Pelang yang menjadi wilayah dengan kondisi udara terparah. Rumah oksigen tersebut dilengkapi pasokan oksigen, nebulizer, serta tenaga kesehatan yang siaga.

"Jadi di perhuluan juga kami mendirikan posko. Terus daerah yang sekitar kota juga kami dirikan. Seperti saat ini yang paling parah itu Pelang ya, ada posko di situ," kata Feria di Ketapang, Selasa (8/9/2026).

Pasien ISPA Capai 1.055 Orang dalam Sepekan

Dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat mulai terlihat nyata. Berdasarkan laporan mingguan Dinkes yang dihimpun sejak Januari 2026, jumlah penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada pekan ke-35 atau periode 1-6 September 2026 mencapai 1.055 orang.

Angka ini meningkat seiring dengan memburuknya indeks standar pencemar udara (ISPU) di wilayah Ketapang yang berada dalam kategori sangat tidak sehat. Kondisi ini mendorong Dinkes memastikan layanan oksigen dapat diakses gratis oleh masyarakat yang membutuhkan.

"Kami di situ sudah sediakan gratis ya, oksigen. Terus untuk nebulaser kalau dia sesak," ujar Feria.

Titik Api Terbanyak di Kalimantan Barat

Kabupaten Ketapang menjadi wilayah dengan titik api karhutla terbanyak di Kalimantan Barat. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 6 September 2026 mencatat terdapat 26 titik api di provinsi ini, dengan sembilan titik di antaranya berada di Kabupaten Ketapang.

Luas lahan yang terbakar di Ketapang tercatat mencapai 46,2 hektare. Kebakaran yang melanda sejumlah kecamatan ini menjadi penyebab utama memburuknya kualitas udara di daerah tersebut.

Warga Diimbau Pakai Masker Saat Beraktivitas

Feria mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan. Warga juga diminta tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan.

Layanan rumah oksigen di puskesmas dan posko karhutla disebutkan beroperasi untuk membantu warga yang mengalami keluhan sesak napas akibat menghirup udara yang tercemar kabut asap.

Follow radarsambas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: metrotvnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks