PONTIANAK — Ratusan pengendara yang melintas di Perempatan Lampu Merah Siantan, Pontianak Utara, mendapat masker gratis, Jumat (4/9/2026) sore. Seluruh stok yang disiapkan ludes dalam waktu singkat di tengah kepadatan lalu lintas.
Aksi bertajuk "Aksi Peduli Dampak Karhutla" ini berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB. Para anggota Pokdarkamtibmas berdiri di titik persimpangan untuk menjangkau pengendara motor maupun pengemudi mobil yang berhenti saat lampu merah menyala.
Bentuk Kepedulian di Tengah Kualitas Udara yang Menurun
Ketua Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sektor Pontianak Utara, Drg. Miftah Tri Abadi, M.Kes., mengatakan pembagian masker merupakan kontribusi langsung organisasinya kepada masyarakat. Menurutnya, masker menjadi perlindungan sederhana yang efektif bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah.
"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sektor Pontianak Utara kepada masyarakat. Kami ingin berkontribusi secara langsung dengan membagikan masker kepada pengguna jalan sebagai salah satu upaya untuk mengurangi risiko paparan asap," ujarnya.
Dukungan Penuh dari Polresta Pontianak dan Polsek Pontianak Utara
Kegiatan ini tidak berjalan sendiri. Pokdarkamtibmas mendapat dukungan penuh dari Polresta Kota Pontianak melalui Kasat Binmas AKP Agus Wandi serta Kapolsek Pontianak Utara melalui Kanit Binmas AKP Teten Darmansyah. Keduanya berkontribusi menyuplai masker dan kebutuhan operasional di lapangan.
"Masker yang kami terima kemudian kami distribusikan langsung kepada masyarakat yang melintas di lokasi kegiatan," tambah Miftah. Bhabinkamtibmas Siantan Hulu Aipda Iwan Rudhianto turut hadir mendampingi jalannya aksi bersama jajaran pengurus dan anggota Pokdarkamtibmas.
Gotong Royong Menghadapi Dampak Karhutla
Pembagian masker berlangsung tertib tanpa mengganggu arus lalu lintas sore hari. Antusiasme warga terlihat tinggi, dan seluruh 1.000 masker yang disiapkan habis dibagikan dalam waktu singkat.
Bagi Pokdarkamtibmas, kegiatan ini bukan sekadar aksi seremonial. Mereka menilai dampak Karhutla membutuhkan kepedulian kolektif dari berbagai elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara memburuk. Pokdarkamtibmas berharap gerakan serupa dapat memperkuat kolaborasi warga dan kepolisian dalam menjaga kesehatan serta keselamatan bersama selama musim Karhutla. (tim liputan)