Pencarian

Cegah Karhutla dari Desa, TNI dan Pemkab Mempawah Edukasi Warga Sengkubang

Rabu, 02 September 2026 • 18:17:01 WIB
Cegah Karhutla dari Desa, TNI dan Pemkab Mempawah Edukasi Warga Sengkubang
Warga Sengkubang mengikuti sosialisasi pencegahan karhutla yang digelar TNI bersama Pemkab Mempawah di desa setempat.

MEMPAWAH — Sosialisasi pencegahan karhutla kali ini tidak berhenti pada imbauan seremonial. Tim penyuluhan yang dipimpin Brigjen TNI Washington Simanjuntak membawa materi pendukung yang menyentuh langsung persoalan di lapangan, yakni kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar yang masih sering terjadi di kawasan desa.

Warga Garda Terdepan Cegah Titik Api

Dalam forum tersebut, warga Sengkubang diingatkan bahwa pencegahan karhutla tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada aparat. Masyarakat yang setiap hari bersentuhan langsung dengan lahan justru menjadi kunci utama dalam menekan munculnya titik api.

Pesan ini ditekankan berulang kali oleh tim penyuluhan. Membuka atau membersihkan lahan dengan metode bakar, sekecil apa pun, berisiko memicu api menyebar luas ketika musim kemarau tiba.

Sinergi Lintas Sektor dalam Satu Forum

Kegiatan ini menjadi bukti kolaborasi yang tidak setengah-setengah. Hadir Kepala Dinas Sosial PPPMPD Mempawah Rahmanudin Wiyono, Plt Camat Mempawah Hilir Syamsul Rizal, Kapolsek Mempawah Hilir Iptu Edy Marwan, hingga Kepala Desa Sengkubang Alfian beserta perangkat dan anggota BPD.

Dari unsur TNI, Brigjen TNI Washington Simanjuntak didampingi narasumber Sesko TNI, Kolonel Pnb Anjoe Manik. Sejumlah perwira menengah lain juga ambil bagian, di antaranya Kolonel Tek Yana Hendriyansyah, Kolonel Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa, Kolonel Laut (P) Farid Ardiansyah, serta Kolonel Inf Bambang R.

Membangun Pemahaman, Bukan Sekadar Seremoni

Kehadiran berbagai unsur dalam satu forum adalah langkah membangun pemahaman bersama. Bahwa persoalan karhutla adalah tanggung jawab kolektif, tidak hanya milik TNI, polisi, atau pemerintah daerah.

Pendekatan dari desa seperti ini dinilai lebih efektif ketimbang sekadar patroli udara atau razia di lapangan. Edukasi langsung kepada pemilik lahan dan tokoh masyarakat diharapkan menumbuhkan kesadaran yang lebih permanen, sehingga warga tidak lagi mengandalkan api untuk membuka lahan pertanian maupun perkebunan.

Follow radarsambas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarakalbar.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks