Pencarian

PT Mayawana Persada Kerahkan 170 Personel dan Tutup Rapat Pintu Kanal Cegah Karhutla di Ketapang dan Kayong Utara

Kamis, 27 Agustus 2026 • 00:24:31 WIB
PT Mayawana Persada Kerahkan 170 Personel dan Tutup Rapat Pintu Kanal Cegah Karhutla di Ketapang dan Kayong Utara
personel dari tujuh regu diterjunkan ke delapan posko untuk menangani karhutla di Ketapang dan Kayong Utara.

PT Mayawana Persada memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan di area konsesi seluas wilayah kerja Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara, Kalimantan Barat. Sebanyak 170 personel dari tujuh regu inti dan regu pendukung disiagakan di delapan posko untuk memadamkan titik api sekaligus menjaga kelembapan lahan gambut di tengah puncak musim kemarau.

PONTIANAK — PT Mayawana Persada mengerahkan 170 personel yang tersebar di delapan posko pemadam untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di areal PBPH perusahaannya. Wilayah kerja tersebut mencakup Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Tim gabungan bergerak langsung ke lapangan untuk memadamkan titik api, mengendalikan penyebaran, serta mencegah kobaran meluas ke area lain. Langkah ini diambil di tengah ancaman puncak musim kemarau yang diperparah fenomena iklim El Niño.

Pemantauan Hotspot Real-Time dan Patroli 24 Jam

Perusahaan memadukan pemantauan titik panas melalui platform resmi SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan patroli darat harian. Patroli dilakukan siang dan malam selama 24 jam nonstop.

Setelah api berhasil dikendalikan, proses pendinginan dan pemantauan area tetap berlanjut secara berkala untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api. Seluruh peralatan didukung sarana standar P32, menara pantau, drone, pesawat nirawak VTOL, serta CCTV yang tersebar di empat sektor operasional.

Direktur PT Mayawana Persada, Iwan Budiman S.Hut, menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh terus dilakukan terhadap kondisi kawasan dan langkah pengelolaan ke depan.

"Prioritas kami saat ini adalah memastikan penanganan kebakaran dilakukan secepat dan seefektif mungkin, sekaligus mencegah dampaknya meluas terhadap lingkungan dan masyarakat," ujar Iwan.

Menjaga Muka Air Gambut di Tengah Kemarau

Selain pemadaman, perusahaan menempatkan tata kelola hidrologi sebagai kunci menekan risiko kebakaran di lahan gambut. Seluruh pintu kanal di dalam konsesi ditutup rapat untuk menahan cadangan air di bentang lahan.

Asisten Kepala Environment PT Mayawana Persada, Agus Trijoko, meluruskan anggapan bahwa saluran air justru mengeringkan lahan. Menurutnya, infrastruktur kanal difungsikan untuk mengatur distribusi air atau rewetting.

"Menghadapi musim kemarau dan El Niño, seluruh pintu kanal ditutup rapat guna mempertahankan cadangan air di dalam bentang lahan. Secara teknis, perusahaan menjaga Tinggi Muka Air rata-rata pada kisaran 40 sentimeter untuk memastikan lahan tetap lembap tanpa menggenangi perakaran tanaman," jelas Agus.

Upaya pembasahan ini penting untuk mencegah kebakaran tanpa api di bawah permukaan tanah yang sulit dideteksi. Pemantauan tinggi muka air dikontrol secara real-time melalui stasiun sensor telemetri otomatis.

Bantuan Peralatan untuk Desa Binaan di Kayong Utara

PT Mayawana Persada juga menyalurkan bantuan sarana dan prasarana alat pemadam kebakaran kepada Desa Padu Banjar, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara. Bantuan ini diterima langsung Kepala Desa Padu Banjar, Kasdy, S.E., didampingi Ketua Lembaga Pengelola Hutan Desa Banjar Lestari, Samsidar, serta perwakilan Yayasan Palung, Hendri Gunawan.

Desa Padu Banjar secara geografis berada di bentang alam Hutan Lindung Sungai Paduan. Bantuan tersebut menjadi modal bagi warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat penanganan kebakaran di tingkat tapak.

Penyerahan ini merupakan realisasi komitmen perusahaan dalam program kerja kolaboratif Working Group Landscape MATA PANDAWA. Manajemen berharap peralatan yang diberikan dapat dirawat dan dioptimalkan bersama warga secara mandiri dan berkelanjutan.

Follow radarsambas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks