Pencarian

Modifikator Otomotif Indonesia Mulai Terima Pesanan dari Luar Negeri, IMI Sebut Homologasi Jadi PR Utama

Rabu, 26 Agustus 2026 • 13:01:01 WIB
Modifikator Otomotif Indonesia Mulai Terima Pesanan dari Luar Negeri, IMI Sebut Homologasi Jadi PR Utama
Modifikator otomotif Indonesia mulai menerima pesanan dari luar negeri, menurut Ikatan Motor Indonesia (IMI).

JAKARTA — Industri modifikasi otomotif Tanah Air perlahan menggeser posisinya dari sekadar hobi menjadi sektor kreatif berorientasi ekspor. Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Moreno Soeprapto mengungkapkan, sejumlah karyanya kini mulai dipesan konsumen mancanegara.

"Kalau saya melihatnya di pasar global sudah ada beberapa yang saya dengar pesanan-pesanan dari luar negeri. Terus sekarang, kita tersandung mungkin secara aturan homologasi," kata Moreno, Rabu (19/8/2026).

Homologasi: Syarat Legalitas yang Belum Tuntas

Moreno menjelaskan, setiap kendaraan yang dipasarkan ke negara lain wajib memenuhi persyaratan kelayakan dan keselamatan. Proses uji kelayakan sebenarnya sudah berjalan, tetapi pengakuan status legal melalui homologasi belum rampung.

"Jadi mereka saat membuat satu produk, sesuatu produk itu harus ada uji kelayakan. Nah, saat ini sudah dijalankan tetapi homologasinya belum," ujarnya.

Menurut dia, kualitas pengerjaan saja tidak cukup. Kendaraan hasil modifikasi juga harus memiliki identitas teknis yang dapat dipertanggungjawabkan, termasuk nomor seri dan nomor rangka.

Belajar dari Praktik Amerika Serikat

Moreno mencontohkan praktik di Amerika Serikat, di mana kendaraan modifikasi bisa memiliki penggunaan terbatas, misalnya untuk festival atau pameran otomotif. Meski demikian, kendaraan tersebut tetap mengantongi status homologasi sehingga legalitasnya bisa ditelusuri ketika berpindah negara.

"Apabila terjadi sesuatu, semua bisa dipertanggungjawabkan. Indonesia sudah menuju ke sana," kata Moreno.

Ekosistem Modifikasi Kini Libatkan UMKM

Perkembangan industri modifikasi disebut Moreno kini melibatkan ekosistem luas, mulai dari builder, desainer, teknisi, hingga produsen komponen aftermarket dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Munculnya pesanan dari luar negeri menjadi bukti kualitas karya modifikator Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional.

"Ini bukti nyata bahwa putra-putri Indonesia bisa berkarya dan juga bisa diterima mancanegara dan dunia," ujarnya.

Aspek Keselamatan dan Regulasi Jadi Kunci Ekspor

Ke depan, tantangan industri modifikasi bukan lagi sekadar desain menarik dan pengerjaan berkualitas. Aspek teknis, keselamatan, legalitas, dan kesesuaian regulasi internasional harus menjadi perhatian utama agar produk Indonesia bisa masuk pasar global lebih luas.

Jika persoalan homologasi dapat diatasi, industri modifikasi berpeluang tumbuh menjadi sektor kreatif penghasil produk ekspor.

Follow radarsambas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarakalbar.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks