KALIMANTAN BARAT — Kesepakatan yang ditandatangani pada akhir 2025 itu menempatkan Reliance Industries Limited, perusahaan milik Mukesh Ambani, memegang 49 persen saham Oval Invincibles. Meski demikian, Surrey County Cricket Club tetap bertahan sebagai pemegang saham mayoritas dan memastikan identitas lokal tidak luntur.
Manajemen Baru, Wajah Lama yang Tetap Dipertahankan
Perubahan paling kasatmata terlihat dari nama dan warna kostum yang kini memadukan biru-keemasan khas MI. Namun di balik itu, struktur tim justru tidak banyak berubah. Pelatih kepala anyar Kieron Pollard memang menggantikan Tom Moody, dan Sam Curran dipercaya menjadi kapten menggantikan Sam Billings. Tetapi, jejak Surrey masih kuat di ruang ganti.
Gareth Batty, Jim Troughton, dan Nic Pothas masih memegang peran penting di tim pelatih pria. Sementara di sisi wanita, Lisa Keightley yang baru saja menukangi MI di Women's Premier League (WPL) didampingi Johann Myburgh dan Dan Helesfay dari kubu Surrey.
Pemain Rasakan Transisi Mulus Tanpa Guncangan
Will Jacks, pemain all-rounder Inggris yang malang melintang di kedua kubu, mengaku transisi ini terasa sangat halus. "Kostum pelatihan masih memakai warna Invincibles, jadi ada perpaduan," ujarnya. "Bagi kami pemain dan staf pelatih, semuanya terasa sama."
Pernyataan Jacks memperkuat sinyal bahwa akuisisi ini tidak mengganggu ritme tim. Bahkan CEO Surrey, Steve Elworthy, menegaskan hubungan dengan keluarga Ambani sudah terjalin jauh sebelum proses lelang dimulai—mereka kerap menyewa kotak VVIP untuk menonton The Hundred setiap Agustus.
Dampak Komersial dan Jangkauan Global
Keuntungan terbesar dari investasi ini justru datang dari sisi bisnis. The Hundred yang sebelumnya hanya kompetisi lokal kini menjelma merek global. "MI punya tim di seluruh dunia, kami belajar banyak dari mereka," kata Elworthy. "Sekarang kami punya mitra global dan brand internasional."
Keightley menambahkan bahwa MI untuk pertama kalinya bekerja sama dengan organisasi lain, dan kedua pihak berkomitmen penuh. "Mereka sangat passionate. Ketika sudah berkomitmen, mereka melakukan segalanya untuk membuat tim sukses," ucapnya.
Bagi para pemain, jaringan MI juga membuka peluang tampil di kompetisi lain seperti SA20, ILT20, dan Major League Cricket—sebuah nilai tambah yang tidak dimiliki franchise lain di The Hundred.