Pencarian

Balai Dalkarhut Kalbar dan JICA Latih 40 Fasilitator Manggala Agni, Ganti Bakar Lahan dengan Pakan Kambing Etawa

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 07:42:31 WIB
Balai Dalkarhut Kalbar dan JICA Latih 40 Fasilitator Manggala Agni, Ganti Bakar Lahan dengan Pakan Kambing Etawa
Peserta pelatihan mengikuti sesi fasilitasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Singkawang, Kalimantan Barat.

SINGKAWANG — Strategi pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat tidak lagi hanya mengandalkan patroli dan sosialisasi. Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Kalimantan bersama Community Movement Program (CMP) JICA kini memadukan penguatan kapasitas fasilitator lapangan dengan pemberdayaan ekonomi warga agar masyarakat berhenti membakar lahan.

Kepala Seksi Wilayah II Pontianak Balai Dalkarhut Wilayah Kalimantan, Sahat Irawan Manik, mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk mencetak fasilitator yang mampu mendampingi masyarakat membangun kesadaran dan mendorong aksi nyata pencegahan karhutla. Pendekatan yang dipakai adalah Participatory Learning and Action (PLA).

"Fasilitator memiliki peran penting sebagai penggerak perubahan di tingkat tapak. Kami berharap seluruh peserta mampu melatih rekan-rekan Manggala Agni lainnya menjadi fasilitator yang adaptif, solutif, dan mampu menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan," kata Sahat.

Limbah Tebasan Jadi Pakan Ternak, Bukan Dibakar

Program ini tidak berhenti di ruang pelatihan. Sebagai tindak lanjut, Balai Dalkarhut bersama tim CMP Project JICA memantau langsung pemberdayaan MPA di Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang. Kelompok MPA setempat menerima hibah 12 ekor kambing Etawa yang dikembangkan dengan teknologi pakan fermentasi dan silase.

Bahan bakunya justru berasal dari limbah vegetasi hasil pembersihan lahan. Cara ini dinilai mampu menekan praktik pembakaran sisa tebasan yang kerap memicu kebakaran, sekaligus membuka usaha peternakan bagi warga.

Sahat mengapresiasi inovasi "MPA Karimunting Bersinar" yang mengubah limbah menjadi pakan ternak. "Daripada limbah hasil tebasan dibakar dan menjadi potensi sumber asap, lebih baik dimanfaatkan sebagai pakan ternak kambing Etawa. Dari limbah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai, kita dapat menciptakan manfaat ekonomi sekaligus menjadi bagian dari upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.

Kemandirian Desa Kunci Pengendalian Karhutla

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Kalimantan, Yudho Shekti Mustiko, menegaskan keberhasilan pengendalian karhutla tidak hanya bergantung pada kesiapsiagaan petugas. Keterlibatan aktif masyarakat yang didampingi fasilitator kompeten menjadi faktor penentu.

"Pendekatan pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu kunci keberhasilan pengendalian karhutla. Kami berharap seluruh peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk membangun kemandirian desa dan memperkuat pencegahan karhutla secara berkelanjutan," kata Yudho.

Lokalatih ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang diterapkan di seluruh daerah operasi (Daops) Manggala Agni di Kalbar. Model kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam membangun sistem pencegahan karhutla yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal.

Follow radarsambas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks