Pencarian

Cetak Pendapatan Perdana USD2,6 Juta, Merdeka Gold Resources Mulai Transisi Jadi Produsen Emas

Sabtu, 04 Juli 2026 • 15:57:31 WIB
Cetak Pendapatan Perdana USD2,6 Juta, Merdeka Gold Resources Mulai Transisi Jadi Produsen Emas
Tambang Emas Pani di Gorontalo mencetak pendapatan perdana USD2,6 juta pada Maret 2026.

KALIMANTAN BARAT — Pendapatan perdana ini diraih setelah Tambang Emas Pani di Gorontalo berhasil melakukan penjualan emas perdananya pada Maret 2026. Sepanjang kuartal pertama, tambang tersebut memproduksi 1.818 ons emas dan 3.500 ons perak, dengan penjualan perdana mencapai 516 ons emas.

Margin Tunai USD3.921 per Ons di Fase Awal Produksi

Manajemen melaporkan, harga jual rata-rata emas yang diperoleh mencapai USD5.123 per ons, jauh di atas biaya tunai yang hanya USD969 per ons di luar royalti. Alhasil, margin tunai yang dihasilkan pada fase awal produksi ini mencapai USD3.921 per ons.

Namun, angka all-in sustaining cost (AISC) tercatat masih tinggi, yakni USD4.463 per ons di luar royalti. Direksi menjelaskan, tingginya AISC merupakan hal wajar karena biaya operasi dan pengeluaran terkait ramp-up masih harus ditanggung oleh basis produksi yang belum maksimal.

"Kuartal I 2026 merupakan periode penting bagi EMAS, seiring keberhasilan Tambang Emas Pani melakukan first gold pour pada Februari 2026 dan menyelesaikan penjualan emas perdana pada Maret 2026," ujar Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke P. Abidin dalam keterangan resmi, Jumat (3/7).

Target Produksi 100.000 Ons Emas di 2026 Tetap On Track

Meski baru memasuki tahap awal, EMAS optimistis dapat mencapai target produksi 100.000 hingga 115.000 ons emas sepanjang 2026. Target ini sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang telah disetujui.

Manajemen memproyeksikan biaya tunai akan berada di kisaran USD900 hingga USD1.100 per ons, sementara AISC dipatok antara USD1.300 hingga USD1.450 per ons, keduanya di luar royalti dan kredit perak. Sebagai produk sampingan, produksi perak diperkirakan mencapai 100.000 hingga 200.000 ons pada tahun ini.

"Capaian ini menandai awal transisi kami menjadi perusahaan produsen emas dan menjadi fondasi penting bagi fase ramp-up Pani ke depan," imbuh Boyke.

Dengan tren harga emas yang masih mendukung dan volume produksi yang terus meningkat secara bertahap, EMAS meyakini kerugian bersih yang tercatat saat ini akan menyempit seiring bertambahnya volume penjualan pada kuartal-kuartal mendatang.

Bagikan
Sumber: tambang.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks