PONTIANAK — Lima personel Kantor SAR Pontianak dikerahkan untuk mengawal langsung jalannya Festival Bakcang di Sungai Kapuas pada Jumat (19/6/2026). Mereka tidak hanya sekadar hadir, melainkan menjalankan tugas pemantauan dan siaga penuh hingga seluruh rangkaian acara dinyatakan selesai.
Koordinasi Ketat dengan Panitia Sejak Pagi Hari
Kepala Kantor SAR Pontianak I Made Junetra menjelaskan bahwa personelnya sudah bersiaga di lokasi sebelum acara resmi dibuka. Keberadaan mereka bertujuan untuk memberikan respons cepat apabila terjadi kondisi yang memerlukan tindakan penyelamatan.
“Kami menurunkan lima personel SAR untuk melaksanakan pemantauan dan siaga selama kegiatan berlangsung. Personel sudah berada di lokasi sejak pagi hari sebelum acara dimulai hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan,” ujar I Made Junetra.
Fokus Antisipasi di Perairan Sungai Kapuas
Menurutnya, aktivitas di perairan Sungai Kapuas yang menjadi pusat festival memiliki risiko tersendiri. Oleh karena itu, petugas SAR tidak bekerja sendiri. Mereka berkoordinasi erat dengan panitia penyelenggara dan instansi terkait untuk memastikan setiap prosedur keselamatan berjalan.
Koordinasi ini dinilai krusial agar setiap potensi gangguan atau kecelakaan bisa ditangani dalam hitungan menit. Dengan adanya siaga khusus ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati Festival Bakcang dengan rasa aman dan nyaman.
Festival Bakcang: Tradisi yang Butuh Pengamanan Ekstra
Festival Bakcang sendiri merupakan agenda tahunan yang menyedot perhatian warga Pontianak dan sekitarnya. Kegiatan di atas air selalu membawa konsekuensi logis pada aspek keselamatan, terutama saat jumlah pengunjung membludak. Kehadiran personel SAR menjadi jaminan bahwa aspek keamanan tidak diabaikan demi kelancaran acara.
“Dengan adanya Siaga SAR Khusus ini, diharapkan seluruh rangkaian Festival Bakcang dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat menikmati kegiatan budaya tersebut dengan nyaman,” pungkas I Made Junetra.