KALIMANTAN BARAT — Insiden ini terjadi sebelum skuad Garis Lintang memasuki sesi taktik utama. Pelatih Korea Selatan, Hong Myung-bo, mengonfirmasi gangguan tersebut dan mengaku lega karena tidak berdampak langsung pada persiapan taktis timnya.
Prosedur Sterilisasi Militer Meksiko
Berdasarkan laporan ESPN, aparat militer Meksiko bergerak cepat setelah mendeteksi keberadaan drone di atas lokasi latihan. Seorang petugas yang enggan disebutkan namanya mengonfirmasi penggunaan alat khusus untuk menetralisir perangkat terbang tersebut. Pihak militer hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi dan masih menahan diri untuk tidak mengungkap detail lebih lanjut mengenai pelaku atau motif di balik penerbangan drone tersebut.
Kekesalan Hong Myung-bo soal Gangguan Jelang Laga
Hong Myung-bo tidak menutupi rasa kecewanya. Ia menilai waktu kejadian sangat tidak tepat, mengingat timnya tengah berada dalam fase kritis persiapan menghadapi Meksiko. "Untungnya, insiden itu terjadi sebelum latihan kami memasuki sesi taktik. Jadi hal ini tidak berdampak signifikan," ujarnya kepada awak media. "Tapi ini terjadi saat kami bersiap-siap jelang pertandingan, ini adalah waktu penting. Jadi hal ini sangat disayangkan," tambah pelatih berusia 56 tahun itu.
Pengamanan Super Ketat: 100 Ribu Personel Dikerahkan
Menanggapi potensi ancaman keamanan, panitia lokal Meksiko telah berkoordinasi dengan aparat untuk mengerahkan 100 ribu personel gabungan. Mereka disebar di titik-titik strategis, termasuk stadion, bandara, ruas jalan utama, hingga hotel-hotel yang ditempati tim peserta. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran dan keamanan laga uji coba bergengsi tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, identitas pengendali drone dan motif di balik aksinya masih belum terungkap. Aparat setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.