PONTIANAK — Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat memastikan transformasi digital bukan sekadar ganti komputer atau aplikasi baru. Kepala Kejati Kalbar Emilwan Ridwan menegaskan perubahan ini menyangkut budaya kerja dan tata kelola institusi menuju layanan hukum yang lebih cepat serta transparan.
"Transformasi digital bukan hanya modernisasi teknologi, tetapi juga perubahan budaya kerja untuk menghadirkan pelayanan hukum yang lebih cepat, transparan, efektif, dan akuntabel," kata Emilwan saat membuka Pra-Musrenbang Kejaksaan se-Kalimantan Barat Tahun 2026 di Pontianak, Selasa.
Digitalisasi Bukan Sekadar Ganti Aplikasi
Emilwan menjelaskan, perencanaan pembangunan di lingkungan kejaksaan harus disusun secara cermat dan terukur. Menurut dia, teknologi informasi menjadi instrumen penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih.
Forum Pra-Musrenbang digelar secara luring dan daring. Kegiatan itu diikuti para asisten, kepala tata usaha, koordinator, pejabat struktural, serta seluruh Kejaksaan Negeri dan Cabang Kejaksaan Negeri se-Kalimantan Barat.
Asta Cita dan Target Indonesia Emas 2045
Kejati Kalbar mengangkat tema “Transformasi Digital Kejaksaan Guna Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045” sebagai arah kebijakan pembangunan institusi kejaksaan pada tahun mendatang. Emilwan mengatakan, pemanfaatan teknologi informasi juga menjadi langkah strategis menjawab tantangan perkembangan teknologi dan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan hukum yang profesional.
Forum Pra-Musrenbang itu sekaligus menjadi sarana sinkronisasi kebutuhan program dan penguatan arah pembangunan kejaksaan di daerah agar selaras dengan kebijakan nasional di bidang reformasi birokrasi dan pelayanan publik.
Fakta Singkat: Target Transformasi Digital Kejati Kalbar
- Meningkatkan kualitas layanan hukum melalui sistem penanganan perkara yang modern dan terintegrasi
- Memperkuat inovasi layanan berbasis digital di seluruh Kejaksaan Negeri se-Kalimantan Barat
- Meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dan membangun budaya kerja profesional, berintegritas, dan adaptif
Kesiapan Jajaran Kejaksaan di Daerah
Melalui Pra-Musrenbang 2026, Kejati Kalbar menegaskan kesiapan seluruh jajaran kejaksaan di Kalimantan Barat untuk terus bertransformasi. Targetnya, menghadirkan penegakan hukum yang modern, terpercaya, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Emilwan menambahkan, transformasi digital juga mendukung sistem penanganan perkara yang modern dan terintegrasi. Kejati Kalbar berkomitmen memperkuat inovasi layanan berbasis digital serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia.