Pencarian

Jemaah Haji Kalbar 2026 Dilarang Live Streaming di Depan Ka'bah

Selasa, 05 Mei 2026 • 15:18:01 WIB
Jemaah Haji Kalbar 2026 Dilarang Live Streaming di Depan Ka'bah
Kloter pertama jemaah haji Kalbar 2026 berangkat menuju Madinah dengan total 440 orang.

PONTIANAK — Kelompok terbang (kloter) pertama asal Kalimantan Barat resmi memulai perjalanan ibadah haji 2026. Jemaah yang tergabung dalam kloter BTH 14 menjadi rombongan perdana yang bertolak menuju Madinah dengan total 440 orang, terdiri dari 191 laki-laki dan 255 perempuan.

Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, Kamaluddin, menjelaskan bahwa jemaah tahun ini terbagi dalam kloter BTH 14 hingga BTH 18. Dari total jemaah yang berangkat, tercatat ada 91 orang kategori lanjut usia (lansia) yang mendapatkan atensi khusus dari petugas pendamping.

Larangan Dokumentasi Komersial dan Live Streaming

Kemenag Kalbar memberikan penekanan khusus terkait penggunaan gawai selama berada di area suci, terutama di depan Ka'bah. Jemaah dilarang keras melakukan siaran langsung (live streaming) atau mengambil video untuk tujuan komersial karena otoritas Arab Saudi sangat menjaga privasi jemaah lain.

“Termasuk larangan mengambil video di area tertentu seperti Ka’bah atau melakukan siaran langsung untuk tujuan komersial, karena di sana sangat menghargai privasi jemaah lain,” tegas Kamaluddin saat melepas jemaah di Pontianak, Selasa (5/5/2026).

Selain aturan dokumentasi, jemaah diminta patuh pada instruksi petugas kloter dan regulasi pemerintah setempat. Pelanggaran terhadap aturan privasi di Masjidil Haram dapat memicu teguran hingga tindakan tegas dari otoritas keamanan Arab Saudi.

Mengapa Kuota Haji Kalbar 2026 Mengalami Penurunan?

Data Kemenag menunjukkan adanya pergeseran angka jemaah dibandingkan musim haji tahun lalu. Tahun ini, total jemaah dan petugas asal Kalbar mencapai 1.861 orang, menyusut cukup signifikan dari angka 2.519 jemaah pada tahun sebelumnya.

Kamaluddin menyebut penurunan ini murni karena kebijakan teknis di tingkat pusat. "Ini merupakan penyesuaian kuota," ungkapnya singkat mengenai selisih jumlah jemaah tersebut.

Meskipun jumlahnya berkurang, skema pelayanan tidak berubah. Pemerintah memastikan jemaah lansia dan pengguna kursi roda tetap menjadi prioritas utama. Petugas disiagakan sejak dari embarkasi hingga prosesi ibadah di Tanah Suci selesai.

Antisipasi Cuaca Ekstrem di Arab Saudi

Kondisi iklim di Arab Saudi yang memasuki musim panas menjadi tantangan fisik utama bagi jemaah Kalbar. Suhu udara yang tinggi berisiko memicu dehidrasi berat jika jemaah terlalu memaksakan aktivitas di luar ruangan yang tidak terkait langsung dengan rukun ibadah.

Pihak Kanwil Kemenag Kalbar mengimbau seluruh jemaah untuk lebih banyak beristirahat di hotel dan menjaga pola makan. Konsumsi air mineral secara rutin sangat disarankan guna menjaga kebugaran tubuh sebelum puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Seluruh jemaah kini dijadwalkan mendarat di Madinah untuk menjalani ibadah Arbain sebelum nantinya bergerak menuju Makkah Al-Mukarramah.

Bagikan
Sumber: pontianakinformasi.co.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks