KALIMANTAN BARAT — Tokyo memperkenalkan cara baru menikmati sushi sekaligus berkeliling kota. Sushi Bus, bus tingkat dua lantai yang mengusung konsep conveyor belt, akan segera beroperasi dengan kapasitas 20 kursi makan. Bus ini menjanjikan pengalaman unik: pengunjung bisa menyaksikan landmark kota sambil menikmati sushi yang berputar di atas meja.
Konsep Dua Lantai dengan Dapur dan Ruang Makan
Bus ini dirancang dengan pembagian fungsi yang jelas. Lantai pertama berfungsi sebagai dapur, sementara lantai kedua menjadi area makan dengan meja conveyor belt. Sebuah elevator khusus digunakan staf untuk mengirim sushi dari dapur ke lantai atas, memastikan pesanan sampai ke pelanggan dengan cepat.
Rute perjalanan menempuh durasi 70 menit dengan jalur melingkar. Bus akan berangkat dari Kajibashi Parking Lot di dekat Stasiun Tokyo. Berdasarkan laporan Sora News 24, rute kemungkinan melewati kawasan Ginza, Shibuya Scramble Crossing, dan gerbang Kaminarimon di Asakusa, meski jalur final belum ditetapkan secara resmi.
Uji Coba Dua Setengah Tahun Cegah Sushi Berjatuhan
Proyek ini bukan ide dadakan. Pengembangan Sushi Bus memakan waktu sekitar dua setengah tahun, dengan fokus utama pada pengujian sistem conveyor belt. Tantangan terbesar adalah memastikan piring sushi tetap stabil saat bus melakukan pengereman mendadak atau melewati tikungan.
Perhatian khusus juga diberikan pada aspek keselamatan staf dapur di lantai bawah, terutama mereka yang menangani pisau saat bus bergerak. Detail ini menjadi pertimbangan penting mengingat bus akan melintasi jalan raya kota yang padat.
Harga Tiket dan Rencana Ekspansi
Dengan kapasitas terbatas hanya 20 kursi dan faktor kebaruan sebagai atraksi wisata, harga 16.000 yen per orang terbilang masuk akal untuk pasar turis. Kurs konversi saat ini membuat tiket ini setara dengan sekitar Rp 1,6 juta, sebanding dengan paket wisata kuliner premium di Jepang.
Operator melihat layanan perdana ini sebagai langkah awal. Mereka berencana memperluas operasi ke kota-kota wisata lain seperti Osaka dan Kyoto, tergantung respons pasar terhadap layanan di Tokyo.
Alternatif Menikmati Sushi dan Tur Bus Secara Terpisah
Bagi yang tidak sempat mencoba Sushi Bus atau ingin pengalaman lebih konvensional, Tokyo tetap menawarkan banyak pilihan tur bus keliling kota maupun restoran sushi conveyor belt biasa. Namun, Sushi Bus menjadi opsi menarik bagi wisatawan dengan waktu terbatas yang ingin merasakan dua pengalaman ikonik Tokyo dalam satu perjalanan.