KALIMANTAN BARAT — Gerakan kemanusiaan ini dipastikan berjalan setelah koordinasi antarwilayah rampung pada akhir pekan kemarin. Truk-truk tersebut tidak hanya membawa bahan makanan, tetapi juga selimut, terpal, serta perlengkapan dapur yang dibutuhkan pengungsi di lokasi terdampak.
Rute Pengiriman dan Titik Kumpul Logistik
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, keberangkatan konvoi dilakukan secara bertahap. Sebagian armada diberangkatkan dari Surabaya menggunakan kapal laut, sementara sisanya melintasi jalur darat dari Bali menuju Pelabuhan Ketapang, kemudian dilanjutkan ke Lombok dan Sumbawa.
“Kami memastikan bantuan ini tepat sasaran. Koordinasi dengan Polda NTT dan jajaran dilakukan setiap enam jam sekali untuk memantau posisi truk,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (17/8/2026).
Jenis Bantuan dan Prioritas Distribusi
Muatan yang dikirim difokuskan pada kebutuhan dasar yang sempat terputus akibat rusaknya akses jalan. Beras, mi instan, air mineral, dan susu bayi menjadi komoditas utama dalam muatan truk. Selain itu, Polri juga menyertakan genset portabel untuk membantu penerangan di posko-posko pengungsian.
- Logistik makanan siap saji untuk 5.000 jiwa selama dua pekan
- Perlengkapan keluarga seperti selimut dan matras sebanyak 2.000 unit
- Obat-obatan dan vitamin dari Bidokkes Polda setempat
Dukungan Lintas Polda dan Jadwal Tiba di Lokasi
Polda Jawa Tengah mengirimkan dua truk besar berisi sembako, sementara Polda NTB berkontribusi pada pengawalan jalur darat yang rawan longsor. Kontribusi ini menjadi bagian dari instruksi Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo agar setiap polda turun tangan membantu daerah terdampak tanpa menunggu instruksi pusat lebih lanjut.
Konvoi diperkirakan tiba di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (19/8/2026) untuk selanjutnya menyeberang ke Pelabuhan Pototano, Sumbawa. Dari titik tersebut, perjalanan dilanjutkan menuju Flores Timur dengan estimasi waktu tempuh dua hari, mengingat kondisi medan yang menanjak dan berkelok.
Kesiapan Posko dan Tindak Lanjut di Lapangan
Di sisi penerima, Polda NTT telah menyiapkan posko induk di Kabupaten Sikka dan Ende. Personel gabungan dari Brimob dan Samapta disiagakan untuk membantu proses bongkar muat serta distribusi ke desa-desa yang belum terjangkau kendaraan roda empat.
Polri juga membuka layanan pengaduan bagi warga yang ingin menyalurkan bantuan secara mandiri melalui posko terdekat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kendala berarti dalam perjalanan konvoi bantuan tersebut.