MEMPAWAH — Penutupan festival bertema "Penguatan Literasi, Mewujudkan Mempawah Cerdas, Kreatif, dan Berdaya Saing" itu menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan edukatif dan kompetitif yang digelar beberapa hari sebelumnya. Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi menegaskan Festival Literasi bukan sekadar agenda seremonial atau perayaan tahunan.
Menurut Juli, literasi menyangkut cara seseorang memahami dunia, mengembangkan wawasan, berpikir kritis, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Karena itu, ia mengingatkan agar berakhirnya festival tidak menjadi akhir dari gerakan literasi di Kabupaten Mempawah.
"Gerakan membaca ini harus terus dilanjutkan di rumah, di sekolah, di tempat kerja, dan di setiap ruang kehidupan, agar mengakar kuat serta mencerahkan Kabupaten Mempawah," ujar Juli dalam sambutannya.
Apa Saja yang Digelar Selama Festival Literasi Mempawah 2026
Rangkaian kegiatan festival meliputi pengukuhan Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten Mempawah, Literasi Expo dan Arsip Expo, serta lomba pidato tingkat SMP dan SMA. Ada pula lomba menyanyikan lagu anak, lagu kebangsaan, dan lagu pendidikan tingkat SD.
Festival juga diisi talk show bersama pegiat literasi, guru, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat. Untuk anak usia dini, panitia menggelar lomba mewarnai dan mendongeng bagi peserta PAUD dan TK, senam literasi ceria, ice breaking, serta Mempawah Book Fair.
Semarak kegiatan bertambah dengan pameran UMKM dan ekonomi kreatif hingga hiburan rakyat. Antusiasme peserta dan masyarakat dinilai menunjukkan literasi dapat dikemas secara menarik, menyenangkan, sekaligus menjadi ruang kolaborasi bagi komunitas, pelajar, tenaga pendidik, dan berbagai elemen masyarakat.
Komitmen Pemkab Mempawah Bangun Ekosistem Literasi Berkelanjutan
Pemerintah Kabupaten Mempawah menegaskan komitmennya mendorong terbentuknya ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan. Kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat dinilai penting agar gerakan literasi tidak berhenti pada kegiatan festival, tetapi berkembang menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan visi yang diusung, yakni "Literasi Kuat, Budaya Hebat, dan Mempawah Cerdas". Pemerintah Kabupaten Mempawah bersama penyelenggara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan sehingga Festival Literasi Mempawah 2026 dapat terlaksana dengan baik.
Kerja sama yang telah terbangun diharapkan menjadi modal untuk terus melahirkan karya, berbagi pengetahuan, dan memperkuat budaya literasi di Kabupaten Mempawah.
"Mari kita jaga semangat literasi ini agar terus menyala—menuntun langkah kita menuju masa depan Mempawah yang cerdas dan berbudaya," pungkas Wabup Juli.