SANGGAU — Rapat penetapan pengurus Pokja dipimpin langsung Ketua PWI Kalbar Kundori, didampingi Sekretaris M. Al Jauhari, Bendahara Wawan Suwandi, serta Wakil Ketua Bidang Organisasi Hadi Sudirmanyah. Kedua nama yang ditetapkan akan menjalankan program organisasi di tingkat kabupaten di bawah koordinasi PWI Provinsi Kalimantan Barat.
Mengapa Pokja Dibentuk di Dua Kabupaten
Kundori menjelaskan bahwa pembentukan Pokja merupakan langkah organisasi untuk memperkuat keberadaan PWI di daerah. Langkah tersebut sekaligus mendorong pembinaan wartawan dan peningkatan profesionalisme jurnalistik.
Menurutnya, Pokja menjadi wadah kerja di tingkat kabupaten yang menjalankan program organisasi di bawah koordinasi PWI Provinsi. Peran itu terutama dibutuhkan di wilayah yang belum memiliki kepengurusan PWI kabupaten definitif, seperti Sanggau dan Landak.
Peran Strategis Pokja: Fasilitasi Wartawan hingga Jembatan Informasi
Kundori menegaskan bahwa Pokja memiliki posisi penting dalam memfasilitasi wartawan di wilayah kerjanya. Pokja juga dituntut membina profesionalisme jurnalistik serta menjadi jembatan komunikasi dan informasi antara insan pers dengan instansi publik di daerah.
"Pokja memiliki peran strategis dalam memfasilitasi wartawan, membina profesionalisme jurnalistik, serta menjadi jembatan komunikasi dan informasi antara insan pers dengan instansi publik di daerah," ujarnya.
Keberadaan Pokja tidak hanya berorientasi pada penguatan organisasi. Kundori menekankan bahwa Pokja harus berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pers dan pelaksanaan tugas jurnalistik yang profesional, independen, serta bertanggung jawab.
Pekerjaan Rumah: Konsolidasi hingga Persiapan UKW
Kepada kedua ketua yang baru ditunjuk, Kundori meminta agar segera mengonsolidasikan wartawan di wilayah masing-masing. Komunikasi dengan pemerintah daerah, lembaga publik, dan berbagai elemen masyarakat juga perlu dibangun sejak awal.
Pokja diharapkan aktif mendorong peningkatan kompetensi wartawan melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan. Salah satu prioritasnya adalah mempersiapkan wartawan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
"Pokja diharapkan aktif mendorong peningkatan kompetensi wartawan melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan, termasuk mempersiapkan wartawan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW)," tegasnya.
Dalam menjalankan tugas, Pokja juga diminta memperkuat pemahaman wartawan terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Pemahaman itu menjadi bekal agar wartawan menjalankan profesinya sesuai ketentuan hukum dan etika jurnalistik.
Jalan Menuju Konferensi PWI Tingkat Kabupaten
Pokja memikul tanggung jawab mempersiapkan konsolidasi organisasi hingga terselenggaranya konferensi PWI tingkat kabupaten. Forum tersebut nantinya memilih kepengurusan definitif sesuai mekanisme organisasi yang berlaku.
"Pokja memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan konsolidasi organisasi hingga terselenggaranya konferensi PWI tingkat kabupaten guna memilih kepengurusan definitif sesuai mekanisme organisasi," tegas Kundori.
Ia mengingatkan agar seluruh kegiatan Pokja tetap berada dalam koordinasi PWI Kalbar dan mengikuti ketentuan organisasi yang berlaku. Melalui pembentukan Pokja, PWI Kalbar berharap pembinaan wartawan di Sanggau dan Landak semakin terarah.
"Melalui pembentukan Pokja ini, kami berharap pembinaan wartawan di Sanggau dan Landak semakin terarah. Organisasi harus menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas sumber daya wartawan sekaligus menjaga marwah dan kehormatan profesi pers," katanya.
Penetapan Pokja PWI Kabupaten Sanggau dan Landak menjadi bagian dari upaya PWI Kalbar memperluas pembinaan organisasi di daerah. Kehadiran Pokja diharapkan memperkuat profesionalisme wartawan, menjaga penerapan kode etik jurnalistik, serta mendukung kehidupan pers yang sehat dan bertanggung jawab di Kalimantan Barat.