KALIMANTAN BARAT — Meadow Inc. merilis ponsel mungil tiga inci yang tidak bisa mengakses media sosial, dijual perdana di Amerika Serikat dengan harga US$499 atau sekitar Rp8,9 juta. Perangkat berbasis Android ini menyasar pengguna yang ingin mengurangi doomscrolling saat beraktivitas di luar ruangan, tanpa harus kehilangan fitur navigasi, musik, dan komunikasi. Pendekatannya berbeda dari ponsel jadul yang sering dipakai sebagai solusi alternatif.
Pendiri Meadow, Shreyas Narlanka, menegaskan perangkat ini bukan pengganti total smartphone. "Saya tahu akan ada saat-saat di mana saya membutuhkan ponsel saya. Saya tidak ingin penggantian total," ujarnya, dikutip dari TechCrunch.
Ponsel ini menjalankan sistem operasi Android dan mendukung sejumlah aplikasi populer seperti Maps, Strava, Uber, Apple Music, dan Spotify. Ada pula aplikasi bawaan untuk kamera, voice memo, notes, pesan teks, panggilan, berbagi lokasi, hingga pemindaian tiket.
Apa yang Bisa Dilakukan Ponsel Meadow
Meadow berbentuk persegi berukuran tiga inci. Layarnya cukup untuk menelepon, mendengar musik, membuka peta, dan mengakses internet untuk keperluan dasar.
Perangkat ini juga mendukung Bluetooth dan bisa disambungkan ke headphone 3,5 mm lewat adaptor USB-C. Kombinasi fitur itu membuatnya tetap fungsional untuk kebutuhan luar ruang tanpa membuka pintu ke media sosial.
Narlanka menyebut fokus pengembangan perangkat ini pada tiga hal. "Kami berfokus pada kegiatan di luar ruangan, melepaskan diri dari teknologi, dan menikmati kehidupan sosial yang menyenangkan," katanya.
Uji Coba di Konser Musik
Penulis senior TechCrunch, Amanda Silberling, menguji klaim tersebut dengan membawa Meadow ke sebuah konser musik. Ia ingin membuktikan apakah perangkat ini cukup untuk beraktivitas di luar tanpa membawa smartphone utama.
Hasilnya, Amanda berhasil memesan Uber, memutar Apple Music selama perjalanan, dan masuk ke tempat pertunjukan. Ia sama sekali tidak perlu menyentuh iPhone-nya yang hanya dibawa sebagai cadangan jika pemindaian tiket gagal.
"Aku berhasil. Dengan ponsel Meadow yang sederhana, aku memesan Uber, memutar Apple Music selama perjalanan, dan memasuki tempat pertunjukan," tulisnya.
Kekurangan yang Perlu Diketahui
Ada sejumlah kompromi yang harus diterima pengguna. Kameranya kurang mumpuni untuk memotret di kondisi gelap, dan hasil gambar tidak bisa dilihat langsung tanpa membuka aplikasi Meadow di ponsel utama.
Kecerahan layar dinilai terlalu tinggi, meski tidak menjadi masalah saat digunakan di luar ruangan. Baterainya diklaim bertahan seharian untuk penggunaan normal seperti peta, musik, atau kamera.
Amanda menilai ketidaknyamanan itu bukan persoalan besar. "Ini bukan perangkat yang Meadow ingin Anda gunakan terus-menerus, jadi tidak masalah jika terasa kurang nyaman dibandingkan iPhone," ujarnya.
Ketersediaan dan Harga
Meadow baru dijual di Amerika Serikat dengan banderol US$499 atau sekitar Rp8,9 juta. Belum ada informasi mengenai ketersediaan di pasar lain, termasuk Indonesia.
Posisi Meadow berada di segmen perangkat pendamping, bukan pengganti smartphone utama. Perusahaan menyasar pengguna yang merasa terganggu distraksi media sosial bahkan saat sedang beraktivitas di luar ruangan.
Sebagian orang sebelumnya memilih memakai ponsel jadul untuk alasan serupa. Namun ponsel jadul tidak punya fitur yang masih dibutuhkan, sehingga pengguna tetap harus membawa smartphone ke mana-mana.