KALIMANTAN BARAT — Persaingan tim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) di Indonesia telah berlangsung sengit sejak liga profesional MPL digelar perdana pada 2017 lalu. Dari total 17 musim yang sudah berjalan, peta kekuatan tim-tim papan atas kini mulai terlihat jelas, dengan ONIC Esports memimpin klasemen perolehan gelar.
Data tersebut dihimpun dari rangkuman perjalanan kompetitif tim-tim MLBB Indonesia. Berikut ulasan lengkap tim mana saja yang paling mendominasi dan apa pencapaian terbaik mereka di turnamen internasional.
ONIC Esports: Penguasa MPL dengan 8 Gelar Juara
ONIC Esports menjadi tim dengan koleksi trofi MPL Indonesia terbanyak sepanjang sejarah. The Hedgehogs—julukan ONIC—telah mengamankan delapan gelar juara dari 17 musim yang digelar, atau hampir separuh dari total keseluruhan.
Kemenangan pertama ONIC diraih pada Musim 3, namun era kejayaan mereka baru dimulai pada 2021. Sejak Musim 8 hingga Musim 17, ONIC sukses mempersembahkan tujuh gelar juara dan dua kali menjadi runner-up. Mereka juga memegang rekor fantastis dengan meraih empat trofi beruntun dari Musim 10 hingga Musim 13.
Di pentas internasional, ONIC menyabet medali emas di MLBB Southeast Asia Cup (MSC) 2019 dan 2023, plus medali perak di M5 World Championship. Skuad ini juga diperkuat ikon global seperti Nicky "Kiboy" Pontonuwu yang meraih penghargaan bergengsi Greatest Player Award.
RRQ Hoshi: Langganan Grand Final dengan 4 Trofi
Rex Regum Qeon (RRQ) menjadi satu-satunya tim yang konsisten berlaga sejak MPL Indonesia Musim 1. Organisasi berjuluk Raja dari Segala Raja ini total mengoleksi empat trofi juara, masing-masing diraih pada Musim 2, 5, 6, dan 9.
Selain itu, RRQ tercatat lima kali melaju ke babak Grand Final. Di kancah global, mereka meraih medali perak di M1 World Championship dan MSC 2022, serta medali perunggu di M2 dan M4 World Championship. Muhammad "Lemon" Ikhsan, legenda hidup tim ini, kini telah pensiun dan menjabat sebagai duta RRQ Hoshi.
EVOS Legends: Legenda M1 dengan 2 Gelar Domestik
EVOS Legends hanya mampu meraih dua gelar MPL Indonesia, yakni pada Musim 4 (2019) dan Musim 7 (2021). Namun, nama mereka tetap abadi dalam sejarah MLBB dunia berkat kemenangan di M1 World Championship yang pertama.
Menariknya, EVOS mengalahkan sesama wakil Indonesia, RRQ Hoshi, di babak Grand Final M1. Sejak saat itu, tidak ada lagi tim dari luar Filipina yang mampu menjadi juara dunia MLBB.
Team NXL, Team Liquid ID, dan Bigetron by Vitality
Tiga tim Indonesia lainnya masing-masing pernah merasakan satu gelar juara MPL. Team NXL menjadi juara pertama liga pada 2018 sebelum akhirnya bubar setahun kemudian.
Skuad muda Team Liquid ID mengejutkan publik setelah mengalahkan RRQ Hoshi dengan skor dramatis 4-3 di Grand Final MPL Musim 14. Sementara itu, Bigetron by Vitality—yang sebelumnya bernama Bigetron Alpha—baru saja mengangkat trofi MPL Indonesia Musim 17 dan tampil impresif di MLBB Mid Season Cup 2026.
Pencapaian Bigetron ini menjadi sinyal kebangkitan mereka setelah diakuisisi organisasi asal Prancis, sekaligus menambah daftar pesaing berat bagi ONIC dan RRQ di musim-musim mendatang.