Pencarian

Pembatasan Pertalite Bidik Desil 9 dan 10, Ini Kriteria dan Cara Cek Statusnya

Senin, 17 Agustus 2026 • 13:57:31 WIB
Pembatasan Pertalite Bidik Desil 9 dan 10, Ini Kriteria dan Cara Cek Statusnya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kebijakan pembatasan pembelian Pertalite yang menyasar kelompok desil 9 dan 10.

KALIMANTAN BARAT — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pembatasan pembelian Pertalite difokuskan bagi kelas menengah ke atas. Indikator kesejahteraan ini merujuk pada pemutakhiran data periodik oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Sosial (Kemensos). Konsekuensinya, tidak semua pemilik kendaraan bermotor akan menikmati harga BBM bersubsidi yang sama. Memahami Arti Desil 1-10 dalam Data Kependudukan

Sistem pendataan kesejahteraan membagi penduduk ke dalam sepuluh kelompok sama besar berdasarkan tingkat pengeluaran. Verifikasi lapangan dan sinkronisasi data pemerintah daerah dilakukan secara berkala untuk menjaga akurasi informasi. Berikut rincian pengelompokannya:

- Desil 1: Kelompok 10 persen penduduk dengan ekonomi terendah atau paling miskin. - Desil 2-4: Kelompok 30 persen penduduk kelas miskin dan rentan miskin. - Desil 5-6: Kelompok 20 persen penduduk dengan tingkat pengeluaran moderat. - Desil 7-9: Kelompok 30 persen penduduk dengan tingkat pengeluaran menengah ke atas. - Desil 10: Kelompok 10 persen penduduk dengan pengeluaran paling tinggi atau kelompok kaya.

Pembagian ini menjadi dasar pemerintah menentukan kelayakan seseorang menerima insentif atau program bantuan negara. Kriteria Masyarakat yang Masuk Daftar Pembatasan Pertalite

Pengetatan BBM subsidi akan diterapkan bertahap kepada kelompok masyarakat yang dinilai mampu secara finansial. Pemerintah menargetkan kelompok berikut dalam skema pembatasan Pertalite:

- Desil 9: Masyarakat kategori menengah ke atas dengan daya beli memadai. - Desil 10: Masyarakat 10 persen teratas dengan tingkat ekonomi paling sejahtera. - Kendaraan Bermotor Tertentu: Pemilik roda empat dengan kapasitas mesin (CC) besar di atas batas ketentuan pemerintah. - Non-Prioritas Subsidi: Rumah tangga yang tidak terdaftar dalam kategori rentan miskin di database DTSEN.

Penerapan batasan ini diharapkan memangkas potensi penyaluran subsidi yang tidak tepat sasaran. Skema Bantuan Sosial Berdasarkan Status Desil

Di sisi lain, pengelompokan desil juga menjadi panduan utama Kemensos dalam menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos). Masyarakat kelas bawah hingga moderat tetap menjadi prioritas penuh penerima program pemerintah.

- Program Keluarga Harapan (PKH): Khusus untuk masyarakat pada Desil 1 hingga Desil 4. - Program Sembako (BPNT): Disalurkan untuk kelompok Desil 1 hingga Desil 5. - Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK): Untuk jaminan kesehatan masyarakat pada Desil 1 hingga Desil 5. - Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi): Diberikan kepada penerima manfaat pada Desil 1 hingga Desil 5.

Kelompok Desil 6 hingga Desil 10 dinyatakan tidak menjadi sasaran prioritas bansos karena tergolong mampu secara ekonomi. Cara Cek Status Desil Secara Mandiri

Masyarakat dapat memeriksa posisi indikator ekonomi dan status kependudukan melalui layanan berbasis web maupun aplikasi ponsel. Pengecekan mandiri ini penting agar masyarakat mengetahui apakah masuk kategori penerima subsidi atau justru termasuk kelompok yang akan dibatasi.

Pemerintah memastikan kebijakan ini akan dievaluasi secara berkala. Data yang digunakan pun terus diperbarui agar penyaluran energi subsidi tepat sasaran.

Follow radarsambas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks