SANGGAU — Titik panas kembali muncul di Dusun Terentang, Desa Subah, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, sekitar pukul 14.30 WIB. Lokasi itu merupakan area yang sama dengan kebakaran hutan dan lahan seluas tiga hektare yang terjadi Selasa malam dan baru dinyatakan padam setelah proses MOP UP oleh tim gabungan pagi harinya.
Kepala UPT KPH Sanggau Barat, Marcelinus Rudy, membenarkan api kembali menyala di lokasi yang sama. "Padahal tim kami KPH dan Manggala Agni dari tadi pagi sudah di sana untuk memastikan bara api benar-benar padam," katanya kepada Suara Kalbar.
Kendala Sumber Air di Lokasi Kebakaran
Hingga berita ini diturunkan, personel gabungan dari KPH Sanggau Barat dan Manggala Agni DAOPS Sintang Pos Jaga Sanggau masih berjibaku memadamkan api. Tantangan utama di lapangan adalah sulitnya mencari sumber air karena lokasi kebakaran cukup jauh dari permukiman.
"Tantangannya air sulit di lokasi, jauh ngambilnya," ungkap Rudy.
Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Disengaja
Marcelinus Rudy menduga kebakaran yang kembali terjadi ini bukan murni karena bara api yang belum padam total. Pihaknya memperkirakan ada pihak-pihak yang sengaja memicu api di lokasi tersebut.
"Kami memperkirakan kemungkinan ada oknum-oknum yang sengaja membakar di lokasi tersebut," ujarnya.
Menindaklanjuti dugaan tersebut, KPH telah meminta bantuan aparat penegak hukum untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Polisi kini telah memasang garis police line di tempat kejadian perkara (TKP) untuk proses penyelidikan lebih lanjut.