PONTIANAK — Polda Kalbar tidak sekadar menggelar upacara formal dalam menyambut pemimpin barunya. Jumat (10/7) lalu, institusi tersebut memadukan tradisi kepolisian dengan kearifan lokal Kalimantan Barat untuk menyambut kedatangan Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H.
Prosesi diawali dengan pengalungan bunga dan jajar hormat. Menurut keterangan resmi, rangkaian ini bermakna sebagai simbol penerimaan, penghormatan, serta doa agar tugas berat yang diemban sang jenderal senantiasa mendapat keberkahan dan keselamatan.
Makna di Balik Ritual Adat untuk Kapolda Baru
Kabidhumas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, menegaskan bahwa tradisi ini bukan sekadar seremoni. Ia merupakan bentuk penghormatan institusi terhadap estafet kepemimpinan yang berlangsung di lingkungan Polda Kalbar.
“Tradisi penyambutan ini merupakan bentuk penghormatan institusi terhadap estafet kepemimpinan Polda Kalbar, kami juga mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kalbar agar pimpinan yang baru nanti mampu melaksanakan tugas dengan baik,” ujar Bambang dalam pernyataannya.
Ia menambahkan, dukungan masyarakat menjadi elemen krusial agar Polda Kalbar di bawah komando baru dapat semakin profesional dalam memberikan pelayanan.
Langkah Awal: Adaptasi dan Serah Terima Jabatan
Setelah prosesi adat, agenda berlanjut ke tahap yang lebih teknis. Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar menerima laporan kesatuan dan menjalani serah terima memori jabatan. Dokumen tersebut menjadi peta jalan baginya untuk segera beradaptasi dan memahami dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Kalimantan Barat.
Pergantian pimpinan ini menandai babak baru bagi jajaran Polda Kalbar. Irjen Pol. Alberd diharapkan mampu melanjutkan program-program yang telah berjalan serta menghadirkan inovasi dalam menjaga stabilitas keamanan di provinsi yang berbatasan langsung dengan Malaysia tersebut.