KALIMANTAN BARAT — Kenaikan harga produk refurbished Apple kini mulai terasa di kantong konsumen. Raksasa teknologi asal Cupertino itu telah memperbarui daftar harga di toko online resmi Certified Refurbished untuk semua lini Mac dan iPad, sejalan dengan penyesuaian harga yang diterapkan pada produk-produk barunya.
Kenaikan Harga Mac Paling Tajam
Dari seluruh produk yang terdampak, kenaikan harga pada jajaran Mac tercatat paling memberatkan. Rata-rata, harga Mac bekas bersertifikasi naik sekitar 204 dolar AS untuk model termurah dan 330 dolar AS untuk model termahal.
Beberapa contoh kenaikan yang cukup mencolok terlihat pada lini MacBook Pro. Model 14-inci dengan chip M4 Pro naik dari 1.699 dolar AS menjadi 1.779 dolar AS, sementara varian Nano-texture-nya naik dari 1.829 dolar AS menjadi 1.909 dolar AS. Model 16-inci dengan chip M4 Pro dan layar Nano-texture juga naik dari 2.249 dolar AS menjadi 2.339 dolar AS.
Lonjakan paling ekstrem terjadi di kelas atas. Sebuah MacBook Pro 14-inci refurbished dengan chip M5 naik dari 1.359 dolar AS menjadi 1.439 dolar AS. Bahkan, konfigurasi termahal di kelompok yang sama melonjak drastis dari 2.629 dolar AS menjadi 3.309 dolar AS. Model MacBook Pro 14-inci dengan chip M2 Max juga tak luput, naik dari 4.249 dolar AS menjadi 4.839 dolar AS.
iPad Juga Terdampak, Kenaikan Lebih Konsisten
Berbeda dengan Mac, kenaikan harga pada lini iPad cenderung lebih seragam. Sebagian besar model iPad refurbished mengalami kenaikan sekitar 120 hingga 150 dolar AS.
Untuk model kelas bawah, iPad generasi ke-10 varian Wi-Fi 256GB naik dari 339 dolar AS menjadi 409 dolar AS. iPad mini generasi ke-6 juga naik dari kisaran 379-449 dolar AS menjadi 459-529 dolar AS. Sementara itu, beberapa konfigurasi iPad Pro kelas atas mencatat kenaikan yang lebih besar, sekitar 230 hingga 250 dolar AS.
Mengapa Harga Produk Bekas Ikut Naik?
Kebijakan ini merupakan konsekuensi langsung dari penyesuaian harga jual produk baru Apple. Perusahaan disebut tengah bergulat dengan kenaikan biaya chip memori dan penyimpanan yang dipicu oleh masifnya pembangunan pusat data AI di seluruh dunia.
Logikanya sederhana: jika harga Mac dan iPad baru naik, harga versi refurbished juga harus naik agar diskon yang ditawarkan tetap proporsional. Menariknya, banyak unit refurbished Apple kemungkinan besar masih menggunakan komponen memori, penyimpanan, dan logic board orisinal yang dibeli sebelum lonjakan biaya komponen terjadi. Dengan kata lain, kenaikan ini lebih mencerminkan penyesuaian struktur harga Apple secara keseluruhan, bukan karena biaya produksi unit refurbished itu sendiri yang membengkak.