PONTIANAK — Peresmian HKBP Distrik XXXIII Kalimantan Barat bukan sekadar perluasan struktur organisasi gereja. Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menyebut momentum ini sebagai peneguhan komitmen pelayanan yang membawa nilai iman, kasih, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Saya ingin Batak yang ada di Kalimantan Barat adalah ‘Batak Kalimantan Barat’. Karena provinsi ini merupakan miniatur Indonesia. Ada 24 suku di sini yang harus kami ayomi, lindungi, dan dorong bersama untuk memiliki rasa cinta terhadap daerah ini,” ujar Krisantus dalam sambutannya di Pontianak.
Apa Makna Distrik Baru bagi Jemaat HKBP?
HKBP Distrik XXXIII Kalbar merupakan wilayah pelayanan baru yang mencakup jemaat HKBP di seluruh penjuru provinsi. Kota Pontianak ditetapkan sebagai pusat pelayanan distrik ke-33 ini. Kehadirannya diharapkan memperluas jangkauan pelayanan iman sekaligus mendongkrak kontribusi sosial gereja bagi masyarakat luas.
Krisantus menyampaikan apresiasi mendalam atas terbentuknya distrik baru tersebut. Ia menilai semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh jemaat HKBP dan masyarakat Batak di Kalbar merupakan pilar penting dalam menjaga keharmonisan daerah.
Pesan Wagub: Gereja Harus Berdampak Sosial
Dalam sambutannya, Krisantus menekankan bahwa lembaga keagamaan memiliki posisi strategis dalam membangun karakter masyarakat. Menurutnya, pelayanan gereja harus berdampak nyata bagi lingkungan sosial sekitar, bukan sekadar pembinaan internal umat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya mengucapkan selamat atas diresmikannya HKBP Distrik XXXIII Kalimantan Barat. Ini bukan sekadar pembentukan struktur organisasi gereja, melainkan peneguhan komitmen pelayanan yang membawa nilai iman, kasih, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Krisantus.
Ia memastikan Pemprov Kalbar berkomitmen penuh menjaga kehidupan warga yang rukun. Pemerintah, tegas Krisantus, tidak akan memberikan ruang bagi pihak mana pun yang mencoba mengusik persatuan atau memicu konflik sosial.
HKBP sebagai Mitra Strategis Pemprov
Selama ini, HKBP dinilai telah menjadi bagian integral dari perjalanan sosial di Kalbar. Melalui berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan, gereja ini konsisten menanamkan nilai kepedulian, kejujuran, kerja keras, serta semangat gotong royong.
Krisantus berharap, ke depan HKBP Distrik XXXIII dapat terus berjalan beriringan sebagai mitra strategis pemerintah daerah. “Kami berharap HKBP Distrik XXXIII Kalbar terus menjadi mitra pemerintah dalam membangun masyarakat yang berkarakter, memperkuat persatuan, serta bersama-sama mewujudkan Kalimantan Barat yang adil, demokratis, religius, sejahtera, dan berwawasan lingkungan,” pungkasnya.