SAMBAS — Bank Kalbar tidak sekadar menyalurkan kredit, tetapi juga turun langsung menggerakkan ekonomi desa di titik paling utara Kalimantan Barat. Program Gema Membangun Desa yang digelar di Desa Temajuk pada pertengahan Mei lalu menjadi bukti, bahwa lembaga keuangan daerah bisa menjadi mitra strategis pemerintah membangun wilayah perbatasan.
Potensi Wisata Bahari Jadi Andalan Baru
Desa Temajuk dipilih karena skor Indeks Desa tahun 2025 mencapai 85,83—masuk kategori Mandiri. Namun, angka aksesibilitas desa masih tercatat 43, yang artinya masih ada pekerjaan rumah di sektor infrastruktur dan layanan dasar. Program ini menyasar tiga sektor utama: wisata bahari, UMKM, dan homestay.
“Bank Kalbar hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan daerah, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam membangun desa perbatasan,” ujar Direktur Utama Bank Kalbar dalam siaran resmi, Selasa (14/5).
Bantuan Sosial dan Literasi Keuangan untuk Warga
Selain mendorong sektor produktif, Bank Kalbar juga menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada tiga masjid: Masjid Wahdatul Ummah, Masjid Jamik, dan Masjid Ni’matullah. Langkah ini dibarengi dengan sosialisasi literasi keuangan dan akselerasi layanan non-tunai bagi masyarakat setempat.
Kegiatan ini dihadiri langsung Gubernur Kalimantan Barat beserta jajaran OPD, Ketua PKK Provinsi Kalbar Hj. Erlina Ria Norsan, dan Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi Djuhardi Alwi. Kehadiran para pemimpin daerah menandakan bahwa pengembangan Desa Temajuk menjadi prioritas lintas sektor.
Mengapa Desa Temajuk? Perbatasan yang Butuh Perhatian Khusus
Terletak di Kecamatan Paloh, Desa Temajuk berbatasan langsung dengan Malaysia. Statusnya sebagai desa mandiri tidak lantas membuat semua indikator sempurna. Dimensi layanan dasar, sosial, lingkungan, dan tata kelola dinilai sudah cukup baik, tetapi aksesibilitas masih menjadi tantangan utama. Lewat program ini, Bank Kalbar berharap bisa memperkuat dimensi-dimensi tersebut sekaligus menjawab persoalan keterbatasan akses keuangan.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalbar menjadi pengusung utama kegiatan Gema Membangun Desa. Bank Kalbar hadir sebagai mitra yang mengintegrasikan program perbankan dengan kebutuhan riil warga di lapangan.