Pencarian

1.396 Rumah Tangga di Pegunungan Arfak Nikmati Listrik 24 Jam, PLN Buktikan Komitmen di Medan Terberat

Minggu, 31 Mei 2026 • 19:01:01 WIB
1.396 Rumah Tangga di Pegunungan Arfak Nikmati Listrik 24 Jam, PLN Buktikan Komitmen di Medan Terberat
Warga Pegunungan Arfak kini menikmati listrik 24 jam setelah PLN menyelesaikan pemasangan infrastruktur kelistrikan.

KALIMANTAN BARAT — Keberhasilan ini bukan perkara mudah. Medan berbukit dan cuaca ekstrem di Pegaf menjadi tantangan utama dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan. Namun, PLN memastikan proses pemasangan tiang, kabel, hingga gardu tetap berjalan hingga ke pelosok.

Dari 6 Jam ke 24 Jam, Warga Bersyukur

Paulus, perwakilan warga Distrik Minyambouw, menyampaikan rasa syukur atas perubahan drastis ini. “Kami sangat bersyukur karena kini masyarakat benar-benar merasakan manfaat listrik yang menyala 24 jam, bukan lagi 6 jam,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja keras tim PLN di lapangan—mulai dari menanam besi hingga memasang kabel—akhirnya membuahkan hasil. “Hari ini sudah terjawab, kita bisa mendapatkan lampu yang menyala 24 jam. Kami sangat berterima kasih,” kata Paulus.

PLN: Listrik Kunci Akses Informasi dan Pembangunan

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menegaskan bahwa penambahan jam nyala ini merupakan bukti komitmen perusahaan melistriki wilayah pedalaman. Menurutnya, listrik kini menjadi sarana vital untuk membuka akses informasi dan mempercepat pembangunan di daerah terpencil.

“Listrik bukan sekadar penerangan. Ini adalah fondasi untuk pendidikan, kesehatan, dan roda ekonomi warga,” kata Roberth.

Empat Distrik yang Kini Terang 24 Jam

Empat distrik yang menikmati peningkatan pasokan listrik ini meliputi Distrik Minyambouw, Taige, Hink, dan Anggi Gida. Dengan tambahan jam nyala, total 1.396 rumah tangga kini bisa menjalankan aktivitas tanpa batasan waktu—mulai dari usaha kecil, belajar di malam hari, hingga mengakses informasi digital.

Sebelumnya, warga hanya mengandalkan genset pribadi atau lampu minyak yang biayanya jauh lebih mahal dan tidak ramah lingkungan. Kini, kehadiran listrik 24 jam diharapkan mampu menekan pengeluaran rumah tangga sekaligus membuka peluang usaha baru.

Penyalaan listrik penuh di Pegaf menjadi bukti nyata komitmen PLN untuk terus hadir melistriki hingga ke pelosok negeri. Perusahaan menargetkan rasio elektrifikasi di Papua Barat terus meningkat, seiring dengan pembangunan infrastruktur di wilayah-wilayah yang sebelumnya gelap gulita.

Bagikan
Sumber: koreri.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks