Kapten Manchester United Bruno Fernandes resmi dinobatkan sebagai FWA Footballer of the Year setelah mengemas delapan gol dan 20 assist musim ini. Pencapaian individu tersebut sekaligus mengakhiri penantian 14 tahun Setan Merah sejak Wayne Rooney meraih penghargaan serupa pada 2010 silam.
Asosiasi Penulis Sepak Bola (FWA) menjatuhkan pilihan kepada Bruno Fernandes sebagai pemain terbaik pria tahun ini. Gelandang asal Portugal tersebut tampil dominan sepanjang musim 2025-2026 dengan catatan statistik yang impresif. Dari 34 pertandingan di semua kompetisi, Fernandes terlibat langsung dalam 28 gol Manchester United.
Keberhasilan Fernandes meraih trofi individu ini menjadi sinyal positif bagi publik Old Trafford di tengah puasa gelar tim selama dua musim beruntun. Meski tanpa trofi kolektif, United berada di jalur yang tepat untuk mengunci posisi ketiga klasemen Premier League. Hasil ini memastikan satu tiket kembali ke kompetisi Liga Champions musim depan.
Kontribusi Vital di Tengah Transisi Kepelatihan
Performa Fernandes musim ini dianggap sebagai faktor kunci di balik kebangkitan United di bawah kendali manajer interim, Michael Carrick. Sejak pulih dari cedera saat melawan Burnley, kreativitasnya hampir tidak pernah absen. Dalam 16 pertandingan terakhir, hanya tiga laga yang dilewati Fernandes tanpa mencetak gol atau memberikan assist.
Tugas berat sebenarnya sempat membayangi skuat Setan Merah saat Direktur Teknis Jason Wilcox menetapkan target Liga Champions pasca-pemecatan Ruben Amorim Januari lalu. Namun, Fernandes berhasil menjawab keraguan tersebut dengan konsistensi di lapangan. United bahkan berpeluang menutup musim dengan selisih poin yang lebih rapat terhadap pemuncak klasemen dibandingkan musim-musim sebelumnya sejak era Sir Alex Ferguson.
Muncul spekulasi mengenai posisi United jika tanpa kehadiran sang kapten. Setahun lalu, banyak pihak meyakini klub akan terjerembab ke papan bawah jika Fernandes hengkang. Kini, realitasnya justru terbalik; ia menjadi katalisator yang membawa tim kembali ke jajaran elit Eropa dengan sisa tiga pertandingan liga.
Kesetiaan di Old Trafford dan Penolakan Tawaran Arab Saudi
Pencapaian luar biasa pada musim 2025-2026 ini menjadi pembuktian Fernandes setelah masa depannya sempat dispekulasikan. Pada akhir musim lalu, petinggi klub sebenarnya memberikan lampu hijau jika pemain berusia 31 tahun itu ingin menerima tawaran masif dari klub Liga Pro Saudi, Al-Hilal.
Namun, Fernandes memilih bertahan dan menolak ketertarikan dari sejumlah klub besar Eropa lainnya. Ia memilih untuk tetap menjadi ikon di Old Trafford, tempat ia baru saja mencatatkan penampilan ke-300 sejak didatangkan dari Sporting CP pada Januari 2020 dengan nilai transfer 67,7 juta poundsterling.
"Saya tidak akan membahas masa depan dengan siapa pun sampai setelah Piala Dunia mendatang," tegas Fernandes saat dimintai keterangan mengenai kelanjutan kariernya pada Oktober tahun lalu.
Proyeksi Kontrak Baru di Bawah Kendali INEOS
Saat ini, kontrak Fernandes di Manchester United masih berlaku hingga 2027 dengan opsi perpanjangan satu tahun. Meski salah satu pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe, sedang berupaya menekan beban gaji pemain, performa Fernandes musim ini diprediksi akan memaksa manajemen untuk segera menyodorkan kontrak baru.
Kontribusi 20 assist dalam satu musim menjadi bukti bahwa ia masih merupakan aset terpenting dalam skema permainan tim. Dengan kepastian berlaga di Liga Champions, peran Fernandes sebagai pemimpin ruang ganti dan pengatur serangan tetap tidak tergantikan bagi proyek jangka panjang United di bawah naungan INEOS.