Pencarian

Apple watchOS 27 Hadirkan Tampilan Modular Ultra untuk Apple Watch Reguler

Senin, 04 Mei 2026 • 22:34:01 WIB
Apple watchOS 27 Hadirkan Tampilan Modular Ultra untuk Apple Watch Reguler

Apple tengah menguji sistem operasi watchOS 27 yang bakal membawa desain watch face eksklusif Ultra ke model Apple Watch standar. Pembaruan ini memungkinkan pengguna Apple Watch Series di Indonesia mendapatkan tampilan informasi padat namun tetap minimalis tanpa harus beralih ke varian Ultra yang lebih mahal.

Apple dilaporkan sedang menyiapkan pembaruan besar untuk sistem operasi jam tangan pintar mereka melalui watchOS 27. Dalam bocoran terbaru, raksasa teknologi asal Cupertino ini sedang menguji berbagai tampilan jam (watch face) baru dengan kode internal "Orchid". Salah satu fitur yang paling dinanti adalah adaptasi desain Modular Ultra untuk perangkat Apple Watch reguler.

Langkah ini menandai pergeseran strategi Apple dalam mendistribusikan fitur eksklusif antar lini produknya. Selama ini, Modular Ultra dikenal sebagai watch face paling padat informasi yang hanya tersedia untuk varian tangguh Apple Watch Ultra. Namun, melalui watchOS 27, pengguna model Series akan mendapatkan akses ke estetika serupa dengan penyesuaian tata letak yang lebih bersih.

Desain Modular Ultra yang Lebih Minimalis

Mark Gurman dari Bloomberg mengungkapkan bahwa Apple ingin membawa aura tangguh khas varian Ultra ke jajaran Apple Watch Series. Namun, karena perbedaan ukuran layar dan bezel pada model standar, Apple melakukan penyederhanaan pada tata letak informasinya agar tetap proporsional.

Berdasarkan laporan tersebut, watch face baru ini akan mempertahankan angka jam berukuran besar yang mendominasi dua pertiga bagian atas layar. Perbedaan utamanya terletak pada penghapusan komplikasi (widget) besar di bagian tengah serta deretan informasi di sepanjang bezel layar. Sebagai gantinya, tersedia tiga slot komplikasi kecil yang ditempatkan secara rapi di bawah penunjuk waktu.

"Hasilnya adalah jam besar yang mengisi dua pertiga bagian atas layar, dengan deretan tiga komplikasi kecil di bawahnya," tulis Mark Gurman dalam buletin Power On. Gurman meyakini desain ini merupakan upaya Apple untuk memberikan lebih banyak informasi dalam satu lirikan tanpa membuat layar terlihat sesak.

Perbandingan Fitur dan Estetika

Sebagai perbandingan, Modular Ultra versi asli saat ini menawarkan hingga tujuh komplikasi sekaligus. Berikut adalah poin-poin perubahan yang dibawa pada versi watchOS 27 untuk model reguler:

  • Indikator Waktu: Tetap menggunakan font besar khas Ultra untuk keterbacaan maksimal.
  • Komplikasi Tengah: Dihilangkan guna memberikan kesan layar yang lebih luas dan tidak mengintimidasi.
  • Informasi Bezel: Data seperti kedalaman air atau elevasi ditiadakan agar selaras dengan bezel Apple Watch Series yang lebih tipis.
  • Layout Bawah: Tersedia tiga slot widget kecil untuk memantau detak jantung, cuaca, atau aktivitas harian.
  • Efisiensi Informasi: Fokus pada penyajian data esensial tanpa mengorbankan estetika minimalis.

Kehadiran Watch Face Pride Luminance

Sebelum watchOS 27 meluncur secara global, Apple juga dipastikan merilis pembaruan watchOS 26.5 dalam waktu dekat. Pembaruan ini membawa watch face "Pride Luminance" sebagai bagian dari koleksi Pride Edition 2026. Apple turut menyertakan wallpaper senada untuk iPhone dan iPad guna melengkapi ekosistem perangkat pengguna.

Koleksi tahunan ini biasanya dirilis pada bulan Mei, bertepatan dengan peluncuran aksesori Sport Loop edisi khusus. Pengguna di Indonesia kemungkinan besar bisa langsung mengunduh watch face ini segera setelah pembaruan perangkat lunak tersedia di menu pengaturan Watch App.

Dampak bagi Pengguna Apple Watch di Indonesia

Kehadiran watch face bergaya Ultra di model reguler menjadi kabar baik bagi pasar lokal. Mengingat selisih harga antara Apple Watch Series dan Apple Watch Ultra di peritel resmi Indonesia cukup signifikan—bisa mencapai Rp 7 juta hingga Rp 9 juta—fitur ini memberikan nilai tambah bagi pemilik Series 10 atau model di bawahnya.

Pengguna kini bisa menikmati tampilan jam paling modern milik Apple tanpa perlu berkompromi dengan ukuran jam Ultra yang cenderung bongsor untuk pergelangan tangan orang Indonesia pada umumnya. Ini adalah solusi bagi mereka yang menginginkan fungsionalitas tinggi namun tetap menyukai desain jam tangan yang ramping dan elegan.

Langkah Apple ini menunjukkan upaya perusahaan untuk menyeragamkan pengalaman pengguna di seluruh lini produk wearable mereka. Meski masih dalam tahap pengujian, watchOS 27 diprediksi akan menjadi daya tarik utama saat diperkenalkan secara resmi pada ajang WWDC mendatang, memperkuat posisi Apple Watch sebagai pemimpin pasar smartwatch global.

Bagikan
Sumber: macrumors.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks