Pencarian

Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Dex Rp 27.900

Senin, 04 Mei 2026 • 11:24:44 WIB
Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Dex Rp 27.900
Pertamina menaikkan harga Dex nonsubsidi menjadi Rp 27.900 per liter mulai 4 Mei 2026.

Pertamina menaikkan harga bahan bakar nonsubsidi mulai Senin (4/5/2026), dengan Dex mencapai Rp 27.900 per liter dan Dexlite Rp 26.000 per liter. Kenaikan ini berlaku di seluruh Indonesia termasuk Kalimantan Barat, sementara BBM subsidi Pertalite tetap stabil di Rp 10.000 per liter.

Pontianak — PT Pertamina (Persero) kembali menaikkan harga produk bahan bakar nonsubsidi sejak Senin (4/5/2026). Tiga produk premium mengalami peningkatan: Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, sedangkan produk subsidi tetap bertahan pada level sebelumnya.

Kenaikan berlaku secara nasional, mencakup Kalimantan Barat. Berdasarkan data resmi mypertamina.id, Pertamax Turbo naik Rp 500 per liter menjadi Rp 19.900 per liter dari harga sebelumnya Rp 19.400 per liter pada 18 April 2026.

Produk Diesel Premium Melonjak Signifikan

Produk diesel mengalami kenaikan lebih tajam. Dexlite naik Rp 2.400 per liter menjadi Rp 26.000 per liter dari posisi Rp 23.600 per liter, sementara Pertamina Dex melonjak Rp 4.000 per liter mencapai Rp 27.900 per liter dari harga lama Rp 23.900 per liter.

Lonjakan pada produk diesel ini merupakan yang tertinggi di antara tiga produk nonsubsidi yang naik harganya. Pelanggan pengguna kendaraan diesel di Kalimantan Barat akan merasakan dampak langsung pada biaya operasional, khususnya bagi armada komersial dan pengusaha transportasi.

Pertamax dan BBM Subsidi Stabil

Sementara itu, Pertamax reguler tetap dibanderol Rp 12.300 per liter untuk pembelian di SPBU dan Rp 12.200 per liter di Pertashop. Pertamax Green 95 juga tidak bergerak, masih di harga Rp 12.900 per liter.

Untuk produk bersubsidi, Pertalite tetap konsisten di Rp 10.000 per liter dan Biosolar subsidi tidak mengalami perubahan pada posisi Rp 6.800 per liter. Stabilitas harga subsidi ini menjadi penopang daya beli masyarakat menengah ke bawah di Kalimantan Barat maupun seluruh Indonesia.

Dampak pada Sektor Transportasi dan Logistik

Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini berpotensi meningkatkan biaya operasional bagi perusahaan logistik, taksi, dan transportasi umum. Armada kendaraan diesel yang masif menggunakan Dex atau Dexlite akan mengalami tekanan margin yang signifikan.

Pengusaha transportasi barang di Kalimantan Barat, khususnya yang melayani rute antarprovinsi, perlu melakukan penyesuaian tarif untuk mengimbangi kenaikan bahan bakar. Dampak ini juga akan merambah pada harga barang konsumsi yang terdistribusi melalui armada kendaraan bermotor.

Pertamina secara berkala menyesuaikan harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar internasional. Fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga minyak dunia menjadi faktor utama yang mempengaruhi penetapan harga ini, meskipun detail perhitungan tidak diumumkan secara rinci kepada publik.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks