Topuria Beri Syarat Keras untuk McGregor: Menang Dua Laga Berturut-Turut Dulu

Penulis: Ramli Siregar  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 03:24:01 WIB
Topuria menetapkan syarat dua kemenangan beruntun bagi McGregor sebelum duel perebutan gelar.

KALIMANTAN BARAT — Topuria saat ini tengah bersiap mempertahankan sabuk juara kelas ringan yang baru direbutnya. Tantangan pertamanya adalah Justin Gaethje, sebuah ujian yang harus ia lewati sebelum bisa memikirkan nama besar seperti McGregor.

Dua Kemenangan Beruntun Jadi Tiket Emas

"Mereka sudah pernah bertarung satu kali [McGregor vs Holloway], dan dia [McGregor] mengalahkannya," ujar Topuria, merujuk pada pertemuan pertama keduanya pada 2013 silam.

Petarung asal Georgia itu menegaskan bahwa McGregor harus membuktikan diri masih layak bersaung di papan atas. "Conor seharusnya bisa mengalahkannya. Bila Conor menang dan kemudian dia memenangkan satu laga lainnya, maka kami bisa bertarung," tegas Topuria dalam sebuah wawancara.

Syarat ini menjadi batu sandungan besar bagi McGregor yang sudah vakum selama lima tahun. Kembali ke oktagon melawan Holloway di UFC 329 adalah langkah pertama; langkah kedua masih menjadi tanda tanya besar.

Topuria Punya PR Berat Sendiri

Sebelum bersiap menyambut McGregor, Topuria harus lebih dulu mengamankan posisinya. Laga melawan Justin Gaethje bukanlah pertarungan biasa—Gaethje adalah petarung brutal dengan reputasi sebagai penghancur.

Jika Topuria kalah, skenario duel melawan McGregor otomatis batal. "Bila Topuria kalah lawan Gaethje, McGregor pun tak akan tertarik untuk duel lawan Topuria," demikian pernyataan yang beredar di kalangan pengamat UFC. Logikanya sederhana: McGregor hanya akan menantang petarung yang sedang panas-panasnya.

Perjalanan Kilat Topuria ke Puncak Kelas Ringan

Topuria adalah fenomena di UFC. Setelah merebut sabuk kelas bulu, ia langsung naik ke kelas ringan dan—tanpa basa-basi—langsung mendapatkan duel perebutan gelar yang lowong. Hasilnya? Ia mengalahkan Charles Oliveira di ronde pertama untuk mengamankan sabuk.

Awalnya, Topuria mengincar duel melawan Islam Makhachev. Namun rencana itu buyar saat Makhachev memutuskan naik ke kelas welter. Kini, jalan menuju megafight melawan McGregor terbuka, tapi hanya jika keduanya mampu memenangi pertarungan masing-masing.

UFC 329 akan menjadi titik awal dari rangkaian panjang ini. McGregor vs Holloway 2 bisa menjadi awal dari kebangkitan—atau justru akhir dari legenda. Sementara Topuria vs Gaethje akan menentukan apakah juara baru ini layak menjadi lawan sejati bagi The Notorious.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top