SINGKAWANG — Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Singkawang AKP Raden Bagus Aryo Wibowo mengatakan operasi tersebut bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kota Singkawang.
“Operasi Patuh Kapuas 2026 dilaksanakan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” kata Bagus di Singkawang, Minggu.
Sembilan Sasaran Prioritas Operasi
Polisi telah mengidentifikasi sembilan jenis pelanggaran yang menjadi fokus penindakan selama operasi berlangsung. Pelanggaran tersebut dinilai sebagai faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas.
Berikut sembilan sasaran prioritas Operasi Patuh Kapuas 2026:
- Penggunaan telepon seluler saat berkendara
- Pengendara di bawah umur
- Pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang
- Berkendara di bawah pengaruh alkohol atau narkotika
- Melawan arus lalu lintas
- Pengemudi roda empat tidak menggunakan sabuk keselamatan
- Pengendara motor tidak memakai helm SNI
- Penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong)
- Tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) tidak sesuai ketentuan
Keselamatan, Bukan Sekadar Takut Ditilang
AKP Raden Bagus Aryo Wibowo menekankan bahwa tujuan operasi bukan sekadar menindak pelanggar. Ia mengajak masyarakat memaknai tertib berlalu lintas sebagai kebutuhan untuk melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lain.
“Tertib berlalu lintas bukan semata-mata untuk menghindari penindakan, tetapi untuk melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Keselamatan harus menjadi kebutuhan dan budaya bersama,” ujarnya.
Menurut Bagus, sejumlah pelanggaran yang menjadi sasaran operasi masih sering ditemui di lapangan dan berkontribusi langsung terhadap terjadinya kecelakaan. Karena itu, diperlukan perhatian bersama dari seluruh elemen masyarakat.
Harapan dari Operasi Patuh Kapuas 2026
Polres Singkawang berharap melalui operasi yang berlangsung selama lima hari ini, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas semakin meningkat. Hal itu dinilai penting untuk mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kota Singkawang.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara, baik selama pelaksanaan operasi maupun dalam aktivitas sehari-hari.