SAMBAS — Semangat gotong royong dan kebhinekaan kembali ditekankan dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Kabupaten Sambas. Peristiwa tahunan ini tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi menjadi panggilan kolektif bagi seluruh elemen masyarakat untuk merawat kerukunan di daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia tersebut.
Nilai Pancasila Jadi Pondasi Kehidupan Sosial
Dalam sambutannya, Bupati Sambas menegaskan bahwa ideologi Pancasila bukan sekadar simbol negara, melainkan pedoman hidup yang harus tercermin dalam interaksi sehari-hari. Ia mengajak seluruh warga untuk menjadikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai filter dalam menghadapi derasnya arus informasi dan pengaruh budaya luar.
“Momentum Hari Lahir Pancasila ini harus kita jadikan sebagai pengingat untuk terus memperkuat persatuan. Di tengah perbedaan suku, agama, dan golongan, Pancasila adalah rumah kita bersama,” ujar Bupati Sambas di hadapan peserta upacara.
Mengapa Persatuan Menjadi Krusial di Sambas?
Sambas memiliki karakteristik masyarakat yang majemuk dengan wilayah perbatasan yang rentan terhadap berbagai pengaruh eksternal. Kondisi ini membuat pengamalan nilai kebangsaan menjadi sangat vital untuk menjaga stabilitas dan harmoni sosial.
Peringatan ini juga diisi dengan pembacaan naskah Pancasila dan UUD 1945, serta doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama. Ribuan peserta yang hadir tampak khidmat mengikuti rangkaian acara sejak pagi hari.
Pendidikan Kebangsaan Dimulai dari Generasi Muda
Pemerintah Kabupaten Sambas menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai garda terdepan dalam menjaga ideologi bangsa. Pelajar yang hadir dalam upacara tersebut diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menanamkan nilai toleransi dan cinta tanah air di lingkungan sekolah dan keluarga.
“Kami ingin anak-anak muda Sambas tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter kebangsaan. Mereka adalah penerus yang akan menentukan wajah Indonesia di masa depan,” tambah Bupati.
Fakta Singkat Peringatan Hari Lahir Pancasila di Sambas
- Upacara digelar di halaman Kantor Bupati Sambas pada pagi hari.
- Dihadiri oleh ribuan peserta dari kalangan ASN, TNI/Polri, tokoh adat, dan pelajar.
- Rangkaian acara meliputi pengibaran bendera, pembacaan Pancasila, dan doa bersama lintas iman.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Sambas berharap semangat Pancasila tidak hanya bergema setahun sekali, tetapi benar-benar menjadi landasan dalam setiap kebijakan dan aktivitas kemasyarakatan di Bumi Sambas.