KETAPANG — Peristiwa tragis terjadi di objek wisata air Tropical Water Park yang berlokasi di Jalan Raya Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang. Seorang anak berusia 8 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang kawasan tersebut.
Pihak kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ketapang saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi kejadian. "Kami masih mendalami peristiwa ini. Belum ada kesimpulan," ujar sumber di Polres Ketapang, Senin.
Korban Ditemukan Tak Bergerak di Dalam Kolam
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban pertama kali diketahui tidak sadarkan diri oleh pengunjung lain yang berada di lokasi. Saksi mata kemudian melaporkan temuan itu kepada petugas keamanan taman wisata.
Petugas kolam renang dan pengelola lokasi wisata segera melakukan upaya pertolongan pertama dengan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun, nyawa korban tidak tertolong saat tiba di rumah sakit.
Polres Ketapang Tunggu Hasil Visum
Polres Ketapang telah memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian untuk mengumpulkan keterangan. Salah satu fokus penyelidikan adalah soal pengawasan petugas kolam renang saat kejadian berlangsung.
"Kami masih menunggu hasil visum dari tim medis untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian," tambah sumber yang sama. Proses penyelidikan masih berjalan dan polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.
Kronologi Kecelakaan Masih Simpang Siur
Belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen Tropical Water Park Ketapang terkait insiden ini. Pihak keluarga korban juga masih enggan memberikan keterangan lebih lanjut kepada awak media.
Peristiwa tenggelam di kolam renang umum kerap terjadi akibat kelalaian pengawasan. Pemerhati keselamatan wisata air mendorong pengelola tempat rekreasi untuk memperketat prosedur keamanan, terutama saat akhir pekan atau musim liburan.
Polres Ketapang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan. Kasus ini menjadi pengingat bagi pengelola wisata air untuk meningkatkan standar keselamatan pengunjung.