KUBU RAYA — Sekretaris Daerah Kubu Raya Yusran Anizam menilai pejabat administrator merupakan calon pemimpin birokrasi ke depan. Karena itu, mereka dituntut memiliki kompetensi memadai dalam mengelola sumber daya dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Yusran saat memberikan arahan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunikasi Manajerial bagi Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan berlangsung di Hotel Alimoer, Sungai Raya, Senin (3/11).
Yusran menyebut pengelolaan sumber daya yang tepat menjadi kunci pelayanan publik yang optimal. Menurut dia, kemampuan itu hanya bisa dijalankan aparatur yang punya pengetahuan dan keterampilan memadai.
"Ini sangat-sangat penting. Karena sumber daya yang kita dapat memang harus dimanajemen sebaik mungkin, seoptimal mungkin. Itu membutuhkan aparatur yang memiliki knowledge dan skill," kata Yusran.
Yusran menilai aparatur sipil negara (ASN) pada dasarnya telah memiliki potensi baik karena melewati proses seleksi ketat. Meski begitu, potensi tersebut tetap perlu dikembangkan agar mampu mengikuti dinamika perubahan dan memenuhi harapan masyarakat.
"ASN ini sudah memiliki potensi di atas rata-rata. Kalau tidak di atas rata-rata, tidak mungkin lulus sebagai ASN. Tapi potensi yang ada ini perlu terus di-upgrade, terlebih menghadapi dinamika perubahan dan ekspektasi masyarakat yang tinggi," tuturnya.
Lewat bimtek tersebut, Yusran berharap kemampuan peserta dalam mengelola organisasi, menjalankan manajemen, serta membangun komunikasi sebagai pimpinan meningkat. Peserta diminta memanfaatkan kegiatan itu untuk meningkatkan kapasitas diri.
Fokusnya, kata Yusran, termasuk mengelola sumber daya birokrasi yang terbatas agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
"Jadi harapan saya, penyelenggaraan bimtek ini benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan potensi diri dalam mengendalikan sumber daya birokrasi yang terbatas ini dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat sesuai bidangnya," pungkasnya.