KALIMANTAN BARAT — Marc Marquez finis terdepan di MotoGP Malaysia 2026 yang digelar di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026). Pembalap Ducati itu menuntaskan 20 lap dengan waktu 40 menit 14,236 detik dan kini unggul 44 poin atas Jorge Martin di puncak klasemen.
Kemenangan di Sepang membawa Marc Marquez mengoleksi 399 poin di klasemen MotoGP 2026. Jorge Martin yang membela Aprilia tidak mengambil bagian dalam balapan karena masalah kebugaran, sehingga jarak keduanya melebar menjadi 44 angka.
Bagi pembalap berjuluk Baby Alien itu, hasil di Malaysia bukan sekadar tambahan 25 poin. Ia menilai paruh kedua musim ini menuntut sikap agresif setiap kali kesempatan datang, terutama ketika rival-rival terdekatnya sedang tidak dalam kondisi terbaik.
Marco Bezzecchi juga tersingkir dari balapan, membuat Marquez kehilangan dua pesaing utama dalam satu sore. Situasi itu dimanfaatkannya tanpa ragu, alih-alih menurunkan tempo dan membiarkan selisih poin menyusut.
"Hari ini lebih dari sekadar kemenangan. Di paruh kedua musim ini, saya berfokus pada momen-momen saat giliran Anda tiba, maka itulah saatnya Anda beraksi. Dengan Martín yang cedera dan Bezzecchi yang terlempar keluar, Anda tidak boleh memberinya keleluasaan sama sekali. Jadi kami harus menyerang. Pekerjaan ini belum selesai meskipun ada keunggulan 44 poin," kata Marc Marquez dikutip dari Marca.
Di balik dominasi di Sepang, Marquez masih beradaptasi dengan kondisi fisiknya. Area skapula, lengan, dan bahu belum kembali ke kondisi ideal, sehingga ia harus mencari gaya mengendarai yang berbeda dari biasanya.
"Seluruh area skapula (tulang belikat), lengan, dan bahu tidak pulih sepenuhnya. Ini tentang menemukan berbagai cara berbeda untuk mengendarai motor dan beradaptasi," ujar Marquez.
Keterbatasan fisik itu tidak membuatnya mengubah pendekatan. Marquez tetap menargetkan poin maksimal di setiap seri tersisa, dengan catatan tidak memaksakan diri ketika motor atau kondisi tubuh tidak mendukung.
Rombongan MotoGP bergerak cepat menuju seri berikutnya. Marquez menyebut dirinya akan tiba di Qatar pada Kamis mendatang dan langsung menyiapkan balapan dengan mentalitas yang sama seperti di Malaysia.
"Kami akan tiba di Qatar pada hari Kamis dan terus menambah poin dengan mentalitas yang sama. Ketika Anda mampu, manfaatkanlah, dan ketika Anda tidak mampu, jangan dipaksakan," kata Marquez menambahkan.
Keunggulan 44 poin memberi Marquez ruang gerak lebih lebar di sisa musim. Namun ia sendiri menegaskan bahwa perburuan gelar belum selesai, dan seri-seri berikutnya tetap harus dijalani dengan pendekatan menyerang seperti di Sepang.