PONTIANAK — Sunarko ditemukan tidak bergerak oleh salah seorang awak KM Karsa Setia saat kapal tengah berlayar dari Pelabuhan Serasan menuju Sunda Kelapa. Pemeriksaan awak lainnya memastikan korban telah meninggal dunia. Jenazahnya lalu dipindahkan ke kamar tidur sambil menunggu penanganan lanjutan.
Laporan ke Basarnas Pontianak baru masuk pukul 14.30 WIB melalui agen kapal, Ricky Kurniawan. Selisih waktu cukup panjang sejak korban ditemukan pagi itu.
Basarnas Pontianak mengirim satu tim rescue dengan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 Pontianak. Tim membawa peralatan medis, perlengkapan evakuasi, dan alat pelindung diri.
Operasi melibatkan Kantor SAR Pontianak, KSOP Pelabuhan Pontianak, Polairud Pontianak, tenaga medis BKK Kelas I Pontianak, serta agen KM Karsa Setia. Tim tiba di lokasi pukul 16.16 WIB.
Evakuasi berjalan hingga korban dibawa ke KSOP Pelabuhan Pontianak pukul 17.20 WIB. Setelah diserahkan kepada agen kapal, SMC mengusulkan penutupan operasi SAR pada pukul 17.45 WIB. Seluruh unsur kembali ke satuan masing-masing.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pontianak, Budiono, menyatakan pengerahan tim merupakan tindak lanjut laporan agen kapal.
"Setelah menerima laporan, kami segera mengerahkan tim rescue menuju lokasi untuk melaksanakan evakuasi. Korban kemudian dibawa ke KSOP Pelabuhan Pontianak dan diserahkan kepada pihak agen kapal. Kami turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban," ujarnya, Minggu (18/10/2026).
Penyebab meninggalnya Sunarko belum dijelaskan dalam laporan yang diterima Basarnas Pontianak. Pihak agen kapal dan otoritas terkait belum menyampaikan keterangan tambahan soal kondisi korban sebelum ditemukan.